Mataram, LombokInsider.comIndonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) chapter Lombok kembali menggelar workshop sehari, kali ini dengan judul Road to General Manager atau jalan menuju/mencapai posisi seorang General Manager (GM) di sebuah hotel berbintang. Workshop dilaksanakan pada Rabu (16/8), di Hotel Golden Palace, Mataram, Lombok – NTB.

Saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi workshop sehari ini, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB, HL. Moh. Faozal, menerangkan peran penting dari keberadaan IHGMA.

Pentingnya Peran IHGMA

OPTIMIS. Kadispar NTB saat Memberikan Sambutan Sekaligus Membuka Workshop Road to General Manager, dilaksanakan oleh IHGMA Chapter Lombok, Rabu (16/8).

“Kami di Dispar sebagai perwakilan Pemerintah Provinsi, sangat terbantu dengan kehadiran IHGMA ini. Karena apa yang telah dilakukan selama ini dengan menggelar seminar atau workshop adalah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pariwisata NTB,” terang Kadispar NTB ini.

“Pastinya ini meringankan kerja berat kami, peran aktif dan penting seperti inilah yang diharapkan pemerintah dari stakeholder pariwisata seperti IHGMA. Apalagi yang berperan disini adalah para GM-nya langsung sebagai pemimpin di perhotelan, pastinya akan berdampak besar bagi kemajuan pariwisata kita,” lanjutnya.

“Pariwisata ini kompetisi, dimana kompetitor di Barat dan Timur kita tidak tidur, mereka terus bergerak, namun kita harus optimis, dengan kehadiran IHGMA maka kemajuan pariwisata di NTB akan segera kita raih bersama,” tegas Faozal.

Peningkatan SDM Pariwisata

Sepakat dengan yang dikatakan Kadispar NTB, Ketua IHGMA chapter Lombok menegaskan, “Ini memang menjadi salah satu tujuan dari dibentuknya IHGMA. Yakni meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata, khususnya di bidang perhotelan, yakni agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada para tamu,” kata Erik Tumbelaka.

Menurutnya jika hal ini sudah terpenuhi, dapat dipastikan akan memberikan dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan pariwisata di NTB secara umum. Erik menambahkan bahwa IHGMA telah beberapa kali menggelar workshop ataupun seminar serupa yang tak lain adalah untuk meningkatkan kualitas SDM para GM atau Manager yang memimpin sebuah hotel, agar dapat bersaing di pasar global dengan para GM expatriat.

“Para peserta dari workshop hari ini bukan hanya para GM, namun juga manager dan department head, mahasiswa dan pelajar yang kedepannya ingin berkarir menjadi seorang GM,” lanjut Erik, yang juga merupakan GM di Killa dan Pool Vila Senggigi, Lombok.

Sementara Irmansjah Madewa, pendiri dan penasehat IHGMA, sekaligus pemateri menjelaskan bahwa workshop di Lombok ini adalah yang kelima belas dari 26 kota yang direncanakan.

“Acara ini digelar untuk menggairahkan dan meningkatkan pengetahuan para GM ataupun calon GM. Kami juga akan berbagi pengalaman tentang bagaimana cara atau tahapan-tahapan apa yang harus ditempuh untuk menjadi seorang GM yang berdaya saing dan kompeten,” tegas Madewa.

Madewa juga memberikan masukkan bahwa setiap individu di bidang pariwisata, khususnya perhotelan harus terus meningkatkan kualitas diri atau kompetensinya, sehingga dapat memberikan kontribusi yang maksimal terhadap perkembangan dan kemajuan pariwisata didaerahnya bahkan Indonesia.

Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini, 250 orang peserta yang hadir dapat menerapkan apa yang didapatnya pada bidang kerjanya masing-masing, khsususnya bagi para GM dan calon-calon GM. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com