Mataram, LombokInsider.com – Satu lagi bukti dari berkembangnya pariwisata Nusa Tenggara Barat. Juli 2017 lalu, tercatat angka kenaikan pada Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel baik baik bintang maupun non bintang. Demikian halnya dengan angka kunjungan yang juga naik, data ini dirilis Badan Pusat Statistik NTB, pada Senin (4/9) lalu.

Statistik Hotel Meningkat

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Juli 2017 ini mengalami kenaikan dibandingkan Juni 2017. TPK Juni 2017 tercatat sebesar 41,95 persen, atau naik 13,04 poin pada Juli 2017 ini yang tercatat 54,99 persen. Demikian halnya jika dibandingkan dengan TPK Juli 2016 sebesar 46,54 persen, berarti naik sebesar 8,45 poin.

Sementara untuk TPK hotel non bintang pada Juli 2017 ini tercatat 24,55 persen, naik sebesar 2,92 poin dibandingkan dengan TPK Juni 2017 yang tercatat sebesar 21,63 persen. Namun jika dibandingkan dengan TPK Juli 2016 yang sebesar 29,38 persen, berarti angka ini turun 4,83poin.

Demikian juga dengan jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada Juli 2017 ini tercatat 71.311 orang. Mengalami kenaikan sebesar 3,36 persen dibanding jumlah tamu menginap pada Juni 2017 yang hanya sebanyak 68.994 orang. Namun jika dibandingkan dengan tamu menginap bulan Juli 2016 sebanyak 80.098 orang, angka ini justru turun sebesar 10,97 persen.

Berbeda dengan jumlah tamu dan TPK hotel yang mengalami kenaikan, Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu di hotel bintang pada Juli 2017 tercatat 2,04. Ini justru lebih rendah 0,09 hari dibandingkan dengan RLM pada Juni 2017 yang sebesar 2,13 hari. Namun jika dibandingkan dengan RLM Juli 2016 terjadi kenaikan 0,21 hari.

Untuk hotel non bintang, RLM pada Juli 2017 ini sebesar 1,67 hari, atau turun 0,26 hari dibandingkan dengan RLM pada Juni 2017 yang tercatat sebesar 1,93 hari. Demikian halnya jika dibandingkan dengan RLM pada Juli 2016, tercatat 2,05 hari atau turun sebesar 0,38 hari.

Berdasarkan kelas hotel, TPK tertinggi dicapai oleh hotel bintang 5 yaitu sebesar 74,46 persen, kemudian diikuti oleh hotel bintang 4 sebesar 60,11 persen. Sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1, yang hanya sebesar18,72 persen.

Meningkatnya Jumlah Penumpang

Sejalan dengan nilai positif yang terjadi pada usaha akomodasi pariwisata, jumlah penumpang yang datang melalui jalur udara lewat Lombok International Airport (LIA) juga meningkat, baik domestik maupun internasional.

Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada bulan Juli 2017 sebanyak 164.449 orang, naik 7,09 persen dibandingkan bulan Juni 2017. Demikian halnya dengan jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional naik 10,37 persen dibandingkan bulan juni 2017, yaitu dari 14.083 orang menjadi 15.544 orang.

Jumlah kumulatif penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada bulan Januari – Juli 2017 naik 6,50 persen dibanding bulan Januari – Juli 2016. Demikian pula dengan jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional pada bulan Januari – Juli 2017 naik 20,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016.

“Tentunya kita turut senang dan bangga bahwa saat ini Lombok dan Sumbawa, telah menjadi destinasi wisata tujuan utama para wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara,” tegas Endang Tri Wahyuningsih, Kepala BPS NTB, mengakhiri pemaparannya. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com