Mataram, LombokInsider.com – Maskpai AirAsia Indonesia memastikan akan membuka jalur baru serta memperbanyak penerbangan dari dan ke Lombok pada 2019 ini. Jalur tersebut masing-masing dari Kuala Lumpur-Lombok PP sehari 2 kali, Perth-Lombok PP seminggu 4 kali, Bali-Lombok sehari 2 kali dan Jogja-Lombok sehari sekali.

Hal tersebut dipastikan oleh Commercial Director AirAsia Indonesia Rifai Taberi pada acara Rapat Koordinasi Penerbangan AirAsia ke Lombok.

“Untuk tahap awal ini selain dari yang sudah ada yakni dari Kuala Lumpur-Lombok, kami juga menambah rute penerbangan pada Mei mendatang dari Perth-Lombok, Bali-Lombok dan Jogja-Lombok,” katanya.

Rifai sangat berterimakasih atas dukungan yang diberikan oleh pihak Pemerintah Provinsi dan juga pelaku pariwisata yang ada di Lombok, termasuk pihak otoritas bandara.

“Pemerintah sangat mendukung dengan komitmen kami ini, demikian juga teman-teman industri dan juga otoritas bandara Lombok International Airport (LIA), semua menyatakan siap menyediakan apa-apa yang kami butuhkan diawal pembukaan penerbangan baru nanti,” jelas Rifai.

Jati Nugroho, General Manager LIA, juga memastikan kesiapan pihaknya untuk membantu memberikan pelayanan yang dibutuhkan oleh AirAsia.

“Saat ini kami sedang mengerjakan apa saja yang dibutuhkan oleh pihak AirAsia untuk hal ini. Secara operasional, space dan kapasitas kami tidak masalah,” kata Jati.

Lebih lanjut Jati menjelaskan akan meninjau kemungkinan untuk LIA dapat beroperasi selama 24 jam.

“Kami juga sedang evaluasi rencana untuk operasional 24 jam, setelah itu baru kami ajukan kepada Kementrian Perhubungan terkait hal ini, semoga bisa segera terwujud sehingga dapat melayani dengan maksimal, khususnya penerbangan dari dan ke Lombok yang tiba lewat tengah malam,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata NTB, HL. Moh. Faozal mewakili Pemerintah Provinsi menjelaskan bahwa pemerintah sangat mendukung komitmen AirAsia yang memilih Lombok sebagai HUB.

“Respon dari industri sangat positif, semua siap mendukung AirAsia. Tadi saat Rapat Koordinasi mereka sudah membuktikan dan saling berdialog tentang apa dan bagaimana bentuk koordinasi yang diperlukan,” jelas Faozal.

“Selain itu, Pemprov dan industri pariwisata sudah sepakat dengan apa yang akan dilakukan oleh AirAsia. Kedepan akan kita matangkan mekanisme bentuk dukungan pihak kita kepada mereka seperti apa, agar segera dilakukan penandatanganan agreement bentuk kerjasamanya,” tegas Kadispar NTB ini. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com