Hotel Royal Clock Makkah

Jeddah, LombokInsider.com – Umrah pada bulan Ramadan memang memberikan pengalaman yang istimewa. Namun, saat Ramadan tarif hotel di Makkah dan Madinah pun naik tinggi. Karena itu harga paket umrah Ramadan jauh lebih mahal dibanding umrah di bulan-bulan lain. Apalagi hotel-hotel yang dekat dan menghadap ke Masjid Haram harganya sangat menakjubkan.

Harga sewa satu kamar hotel untuk dua orang, termasuk makanan, menghadap ke Ka’bah Suci berkisar dari 70.000 riyal Saudi (Rp245 juta) sampai 200.000 riyal Saudi (Rp700 juta) selama 10 malam terakhir Ramadan. Sedangkan kamar yang tidak memiliki pandangan langsung Masjid Agung berkisar dari Rp130 juta sampai Rp158 juta. Hal tersebut diungkapkan oleh Abdullah Al-Amiri, seorang agen pemesanan kamar hotel yang menghadap ke Masjid Haram. Demikian dilaporkan oleh Arabnews.com, Kamis (30/6).

Sejak permulaan Ramadan, orang-orang berkemampuan telah memesan kamar-kamar suite hotel yang memiliki pemandangan ke Masjid Agung, terutama kamar-kamar yang menghadap ke halaman barat dan selatan Masjid Haram, kata media lokal di Mekkah.

Kamar hotel Al Marwa Rayhaan menghadap langsung ke Ka'bah.

Kamar hotel Al Marwa Rayhaan menghadap langsung ke Ka’bah.

Persaingan antar hotel dalam penyelediaan layanan, mutu perabot dan standar hidup tinggi merupakan hal yang wajar dalam 10 hari terakhir bulan suci ini karena orang-orang kaya lebih suka berkunjung ke Makkah dalam periode ini, dan meninggalkan kepenatan pekerjaan dan bisnis.

Semua hotel bintang lima yang menghadap ke masjid suci diberikan pengecualian dari denda akibat menaikkan sewa kamar selama periode ini meskipun kenaikan ini telah meningkatkan kompetisi dalam menawarkan layanan ekstra yang menguntungkan orang-orang kaya dalam hal kenyamanan, mutu matakan dan layanan pendampingan pribadi.

Menambah satu tempat tidur tambahan di kamar dalam periode 10 hari terakhir ini tarifnya mencapai SR5.000 atau Rp17,5 juta.

Kamar hotel Royal Tower Mekkah

Kamar hotel Royal Tower Mekkah

Al-Amiri mengungkapkan bahwa beberapa orang telah memesan kamar untuk 10 malam terakhir Ramadan pada tahun 2016 ini.

“Orang-orang kaya tersebut berasal pelbagai negara, namun kebanyakan dari kawasan Teluk. Sisanya adalah orang arab dan orang asing, termasuk sejumlah sheikh yang terkenal.

Sebagai pembanding, hasil penelurusan LombokInsider.com melalui booking.com mendapatkan informasi yang selaras dengan berita Arabnews.com ini. Hotel Al Marwa Rayhaan memasang tarif Rp224 juta untuk lima malam, dan itu pun tinggal satu kamar yang tersisa. Sedangkan hotel Le Meridien Makkah menjual dengan harga Rp87 juta untuk 5 malam. Makkah Clock Royal Tower, a Fairmont Hotel masih memiliki kamar namun sudah banyak yang memesan dan dijual dengan harga Rp75 juta untuk 5 malam. Sementara hotel Hyatt Regency Makkah dan Pullman Zamzam Makkah telah terjual semua kamarnya.  (LI/KM)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono