Praya, LombokInsider.com – Total sebanyak 800 orang pelaku pariwisata perhotelan dan restoran di Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengikuti sertifikasi uji kompetensi sektor pariwisata bidang perhotelan dan restoran yang diadakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Bina Kompetensi (PBK). 200 peserta diantaranya mengikuti sertifikasi pada (24-25/4) di Pipe Dream Villas Resort, Kuta Mandalika, Lombok Tengah.

Uji kompetensi ini merupakan rangkaian sertifikasi yang telah dilaksanakan di Mataram, Senggigi, Trawangan dan Kuta. “Ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM kita agar lebih professional lagi, terlebih dalam persiapan kita menyambut Lombok sebagai tuan rumah MotoGP 2021,” kata Ernanda A. Dewobroto, Ketua IHGMA chapter Lombok, di sela-sela sertifikasi.

Selain itu menurutnya, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin, karena mendapat dukungan penuh dari Kemenpar RI, juga asosiasi pariwisata daerah seperti IHGMA, AHM, GHA dan MHA.

Sementara, Lyly Mac Donald sebagai tuan rumah yang juga merupakan komisi akreditasi dan sertifikasi IHGMA menjelaskan tujuan dan manfaat dari sertifikasi ini.

“Ini adalah wujud kepedulian insan pariwisata, kami di IHGMA berusaha membuat kekayaan alam dan pariwisata yang kita miliki semakin kuat dengan adanya SDM yang berkualitas. Dengan adanya sertifikasi ini semoga dapat membantu menciptakan destinasi wisata yang handal dengan SDM yang berdaya saing baik lokal, nasional bahkan internasional,” jelas Lyly Mac Donald, GM Pipe Dream Villas Resort, Kuta dari komisi akreditasi dan sertifikasi IHGMA menambahkan.

Senada dengan para pelaku pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, H. Lalu Putria sangat mendukung dan menyambut baik pelakasanaan sertifikasi ini.

“Uji Kompetensi dan sertifikasi ini merupakan bagian dari amenitas dan pelayanan yang didalam pariwisata kita saat ini dikenal dengan 3A, Aksesbilitas, Atraksi dan Amenitas. Ini sangat bagus dan penting, semoga kedepan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Putria juga mengungkapkan bahwa menyambut MotoGP 2021 dimana akan datang sekitar 150 ribu orang tamu ke Lombok, pariwisata NTB harus siap secara 3A.

“Menyambut MotoGP 2021 nanti kita harus siap, bukan hanya akomodasi dan fasilitas lainnya, tapi juga kualitas SDM yang harus ditingkatkan, sehingga dapat ambil bagian nantinya, bukan hanya jadi penonton,” tegasnya.

Kegiatan ini merupakan sesi terakhir sekaligus penutupan rangkaian kegiatan serupa, yang dihadiri Kadispar Loteng, Ketua IHGMA dan AHM, Ketua LSP PBK dan stakeholder pariwisata lainnya. (LI/AA)

Tags:
About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com