Senggigi, LombokInsider.com – Dalam rangka menyambut datangnya malam pergantian tahun, manajemen Kila Senggigi Beach Lombok menawarkan paket menarik bagi tamu yang menginap. Hal ini disampaikan General Manager Kila Senggigi Beach dan Pool Vila Senggigi, Erik Tumbelaka, di Senggigi pada Senin (17/12).

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami selalu memberikan hiburan menarik bagi tamu-tamu yang menginap di hotel, atau yang memang hanya sekedar datang untuk merayakan malam pergantian tahun bersama kami,” kata Erik Tumbelaka.

Selain pentas musik dan pesta kembang api yang merupakan ciri khas malam tahun baru, Kila juga menawarkan paket spesial Rp500.000++ untuk menarik minat tamu-tamu yang sedang berlibur ke Lombok.

“Paket ini merupakan salah satu strategi kami untuk menarik minat tamu yang sedang berlibur, khususnya dari Kota Mataram, karena memang pasca bencana, khususnya hotel-hotel di wilayah Senggigi relatif lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” jelas Erik, yang juga merupakan Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) chapter Lombok ini.

Lebih lanjut Erik menambahkan bahwa tahun-tahun sebelumnya paket yang sama dijual dengan harga hingga Rp1,5 juta. Dengan paket ini para tamu sudah dapat menikmati gala dinner dan pergantian malam tahun baru di Kila Senggigi Beach Lombok.

“Targetnya sekitar 400 orang tamu diharapkan dapat menikmati malam pergantian tamu bersama kami. Alhamdulillah pasca gempa hingga saat ini okupansi kami berada pada kisaran 35-40 persen, karena memang kami merupakan salah satu hotel yang tetap beroperasi saat gempa terjadi,” ujar Erik.

Kila merupakan salah satu hotel di kawasan Senggigi yang tidak terlalu terdampak gempa, karena memang mayoritas bangunannya menggunakan bahan yang relatif ramah terhadap gempa.

Sebagai salah satu pelaku pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) Erik mengapresiasi apa yang telah dilakukan pemerintah untuk membantu memulihkan keadaan ini.

“Tentunya bantuan pemerintah sangat kami harapkan, dengan memperbanyak even-even bertaraf nasional maupun internasional, seperti yang telah dilakukan. Selain itu jika mungkin memperbanyak direct flight ke Lombok,” tegasnya.

Erik mengaku bahwa pada saat menjadi tuan rumah penyelenggaraan Mandiri Senggigi Sunset Jazz 2018 lalu, okupansi hotelnya mencapai 100 persen.

Memperbanyak even-even bertaraf nasional maupun internasional memang merupakan salah satu cara yang ampuh untuk dapat mendatangkan tamu, sekaligus menjadi indikator bahwa saat ini NTB, Lombok khususnya sudah sangat aman untuk dikunjungi. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com