Hotel Puri Indah1

Mataram, Lombokinsider.com – Satu lagi hotel di Mataram yang masuk dalam kategori hotel tertua yakni Hotel Puri Indah. Hotel ini berdiri sejak 1991 saat pariwisata Lombok mulai berkembang. Dalam rentang 25 tahun, Hotel Puri Indah yang terletak Jl. Sriwijaya No 132, Cakranegara ini telah mengubah diri secara drastis dan fantastis, dari segi fasilitas maupun citra di masyarakat.

“Pada awal 1991 Hotel Puri Indah masih merupakan hotel kelas non bintang dengan citra yang kurang bagus pada saat itu. Namun setelah perubahan kepemilikan dari Fong Ni Wati kepada Hendrik Suryanto pada 1998, perubahan demi perubahan mulai dilakukan,” kata Eko Yuwono, General Manager Puri Indah & Convention Senin (13/6).

“Pada 1998 kamar kami masih berjumlah 30. Kemudian dilakukan renovasi kedua pada 2011 menjadi 36 kamar lalu pada Oktober 2015 dilakukan renovasi besar-besaran. Kini Puri Indah memiliki 157 kamar, terdiri dari 20 kamar standar, 123 kamar superior, 11 kamar deluxe dan 3 kamar suite; serta 1 restoran dan 1 kolam renang,” jelas Ratna Dewi, Sales Executive.

“Kamar-kamar dan bangunan lainnya awalnya beratap alang-alang. Namun karena kami yakin pariwisata NTB akan berkembang, maka renovasi demi renovasi dilakukan menjadi bangunan yang mod

Puri Indah akan bangun Ball Room terbesar di Mataram dengan daya tampung 1500 orang.

Puri Indah akan bangun Ball Room terbesar di Mataram dengan daya tampung 1500 orang.

ern,” tambah Ratna.

Menjadi Ikon Mataram

Puri Indah ingin menjadi ikon di Mataram khususnya dan Lombok pada umumnya dengan menyediakan sarana parkir yang luas, restoran dengan makanan yang halal dan nikmat, kolam renang yang indah, kamar yang nyaman, serta lima buah ruang pertemuan. “Rencananya kami akan membangun Ball Room terbesar di Mataram dengan daya tampung hingga 3000 orang karena kami masih memiliki kelebihan tanah yang luas. Inilah misi kami,” ungkap Eko.

Namun sarana saja tidaklah cukup tanpa diikuti dengan layanan yang baik. “Kami di Puri Indah hotel, menawarkan pelayanan bermutu tinggi kepada para pelanggan, dengan sumber daya manusia yang handal dan profesional karena telah dilatih untuk melakukan pelayanan terbaik, itulah motto kami,” tegas Eko yang sebelumnya bekerja sebagai konsultan di Hotel Sheraton Surabaya.

Kepedulian Sosial

Puri Indah juga telah banyak melakukan kegiatan-kegiatan sosial ke masyarakat sekitar, panti asuhan dan juga ke sekolah tuna netra. “Itu rutin kami lakukan, bahkan beberapa waktu lalu ketika anak pemilik hotel Hendrik Suryanto berulang tahun juga dirayakan bersama anak-anak yatim,” jelasnya.

“Karyawan yang berjumlah 65 orang juga direkrut dari daerah sekitar hotel karena memang ini merupakan komitmen kami untuk memberikan dampak positif dengan keberadaan Puri Indah hotel di wilayah ini,” tegas Eko.

Walaupun belum bersertifikat halal namun makanan dan minuman di hotel Puri Indah sudah memenuhi kriteria halal, demikian juga dengan fasilitas kamar. “Untuk pelanggan kami banyak dari Bali, Ujung Pandang dan Kalimantan. Saya berharap ke depannya kegiatan MICE (Meeting, Instance, Convention and Exhibition) di Mataram, Lombok ini semakin banyak sehingga hotel kota seperti kami semakin banyak didatangi tamu,” pungkas Eko.

Pewarta: Agus Apriyanto

Penyunting: Kasan Mulyono

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono