Mataram, LombokInsider.com – Pesona keindahan, ketenangan dan kehangatan penyambutan yang ditawarkan, menjadi faktor para calon pengantin baru ini untuk memilih Jeeva Klui Resort sebagai tempat pelaksanaan pesta pernikahannya. Dalam kurun waktu Agustus 2016 hingga September 2017 tercatat ada 13 pasangan pengantin yang melaksanakan pernikahannya di Jeeva Klui Resort.

“Konsep back to nature, nuansa dramatik sunset di Pantai Klui dengan gala dinner garden party style, menjadi daya tarik bagi mereka calon pengantin baru ini sehingga memilih Jeeva Klui sebagai tempat pesta pernikahannya,” ungkap Darmawan P. Drajat, Corporate General Manager (GM) dari Jeeva Resorts.

“Jeeva Klui adalah perpaduan antara laut, dedaunan tropis dan budaya lokal yang dikelilingi oleh keindahan alam Pantai Klui, dengan latar depan Gunung Agung, Bali. Ini juga menjadi nilai plus yang berkesan bagi pesta mereka,” kata Wawan panggilan akrab Darmawan.

Menurut Wawan, dalam kurun waktu Agustus 2016 hingga September 2017 ada 13 pasang pengantin yang melaksanakan pesta pernikahan mereka di Jeeva Klui, berarti hampir setiap bulan ada satu pasangan yang menikah.

“Untuk 2018 ini sudah konfirm 6 pasangan dan 1 pasangan pada 2019, serta masih ada 8 calon pengantin lagi yang menunggu konfirmasi dari keluarganya yang telah menghubungi kami,” lanjutnya.

Wawan menambahkan bahwa untuk totalitas dan privatenya pesta pernikahan setiap pasangan, biasanya mereka telah booking 4-6 bulan sebelumnya, untuk mempermudah pengaturan ketersediaan kamar.

“Menjelang hari-H, biasanya mereka blocking semua kamar (35 villas and suites) selama 3 hari 2 malam, ada juga yang sampai 5 hari 4 malam. Untuk keluarga inti pengantin bahkan telah tinggal selama 2 minggu sebelumnya, bagian dari persiapan pesta pernikahan mereka,” ujar Wawan.

Ke-13 pasangan pengantin yang telah melaksanakan pesta pernikahan mereka di Jeeva Klui diantaranya; Juli & Graeme Mckenzie dari Australia, Ivan & Evelyn dari Spanyol, Marco & Lia dari Belanda, Ashley & Samantha dari Australia, Anne Sophie & Gaylord dari Prancis, Trent & Caroline dari Australia, Steven & Irene dari Indonesia, Manni & Ana dari Prancis, Evan & Jane dari Jerman, Daniel & Jessica dari Australia, Phillip & Sarah dari Denmark, Nik & Jenny dari Jerman serta Matthew & Sofia dari Australia. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com