Mataram, LombokInsider.com – Berdasarkan data yang di rilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) NTB pada Senin (1/7), Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang dan non bintang pada Mei 2019 mengalami penurunan. Hal ini berbanding terbalik dengan Rata-rata Lama Menginap (RLM) atau Length of Stay yang justru meningkat dari bulan sebelumnya.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Mei 2019 mengalami penurunan dibandingkan April. TPK Mei 2019  hanya sebesar 33,34 persen, sedangkan TPK hotel bintang pada April 2019 mencapai sebesar 39,43 persen. Ini berarti mengalami penurunan sebesar  6,09 poin.

“Jadi jika dibandingkan dengan TPK hotel bintang pada Mei  2018 sebesar 54,06 persen berarti mengalami penurunan  sebesar 20,72 poin. Namun untuk Rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada Mei 2019 justru mengalami kenaikan, tercatat 2,42 hari, atau naik sebesar 0,02 hari dibandingkan dengan RLM April 2019 sebesar 2,40 hari,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi NTB, Lalu Putradi di Kantor BPS NTB.

Hal yang sama terjadi pada hotel Non Bintang, dimana TPK Hotel Non Bintang pada Mei 2019 sebesar 21,57 persen mengalami penurunan sebesar  1,67 poin dibanding April dengan TPK sebesar 23,24 persen. Jika  dibandingkan dengan Mei 2018 mengalami penurunan sebesar 7,60  poin dari 29,17 persen.

“Seperti juga RLM hotel bintang, Rata-rata lama menginap (RLM) tamu di Hotel Non Bintang pada Mei 2019 sebesar 1,87 hari, mengalami kenaikan 0,27 hari dibandingkan dengan RLM April 2019 sebesar 1,60  hari,” lanjut Putradi.

Sementara jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada Mei 2019 tercatat 42.100 orang yang terdiri dari 31.032 orang tamu dalam negeri (73,71 persen) dan 11.068 orang tamu luar negeri  (26,29 persen).

Jumlah wisatawan asing yang datang melalui direct flight di Bandara Internasional Lombok bulan Mei 2019 sebanyak 2.841 orang. Terbanyak dari Malaysia 724 orang dan China 366 orang.

Untuk jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada Mei 2019 tercatat sebanyak 108.269 orang, atau turun sebesar 4,65 persen dibandingkan April. Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional naik 1,22 persen menjadi sebanyak 11.135 orang.

Jumlah penumpang yang berangkat pada Mei 2019 melalui penerbangan domestik 86.988 orang, turun sebesar 10,58 persen dibandingkan bulan April 2019. Sedangkan jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional naik sebesar 0,39 persen dari 9.025 orang menjadi 9.060 orang.

Direct Flight terbukti mampu meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Lombok pasca bencana beberapa waktu lalu, hal ini tentunya berdampak positif bagi pariwisata NTB secara umum. (LI/AA)

Tags:
About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com