Senggigi, LombokInsider.comIndonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) chapter Lombok terus menunjukan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata khususnya bidang perhotelan yang ada di Lombok. Hal ini diwujudkan dengan menggelar pelatihan secara berkelanjutan, agar kualitas SDM perhotelan dapat mencapai standar nasional, bahkan internasional.

“Ini adalah wujud komitmen kami di IHGMA, yang mana merupakan asosiasi profesi yang membantu GM untuk aktif dan tidak hanya memikirkan hotel masing-masing tapi juga memiliki misi membangun Lombok yang memiliki potensial pariwisata yang luar biasa,” jelas Lyly Mac Donald, GM Pipe Dream Villas Resort, Kuta dari komisi akreditasi dan sertifikasi IHGMA, di Hotel Aruna Resort & Convention, Senggigi pada Rabu (13/3).

Lyly menambahkan, dengan semakin majunya pariwisata di Lombok pasti akan membutuhkan SDM pariwisata yang tangguh khususnya di bidang perhotelan.

“Hingga saat ini, sejak terbentuk pada 2016 lalu, IHGMA telah sering melakukan pelatihan-pelatihan yang membangun, baik untuk para GM hotel yang merupakan anggota langsung maupun karyawan dari anggota IHGMA. Inilah manfaat dan benefit dari GM hotel yang merupakan anggota aktif IHGMA,” kata Lyly, disela uji kompetensi penanganan pangan sesuai standard prinsip higiene sanitasi dan keamanan pangan.

Misi tersebut menurutnya, terwujud dalam bentuk program serifikasi untuk karyawan hotel khususnya yang menjadi anggota. IHGMA bekerjasama dgn JMKP menjalankan kegiatan sertifikasinya untuk lingkup profesi yang melaksanakan penjaminan/pengendalian mutu dan keamanan pangan.

Pelatihan yang berlangsung 13-17 Maret diikuti oleh 100 orang dari 21 hotel yang GMnya menjadi anggota IHGMA. Pelatihan uji kompetensi ini dilaksanakan untuk memastikan kompetensi penanganan pangan sesuai standard prinsip higiene sanitasi dan keamanan pangan, khususnya bagi karyawan hotel dari department Food & beverage product maupun service.

Pelatihan. Praktek langsung di kitchen room hotel dilakukan saat pelatihan uji kompetensi penanganan pangan sesuai standard prinsip higiene sanitasi dan keamanan pangan.

“Kegiatan ini berlangsung atas kerjasama IHGMA dengan LSP JMKP Jakarta, merupakan yang kedua setelah berhasil mensertifikasi para staff  hotel hingga 147 orang pada November lalu,” ungkapnya.

Kegiatan serupa setelah Uji Kompetensi Food Handling di Aruna Senggigi ini adalah, Uji Kompetensi untuk HK, FO, Restaurant dan FB Product, bekerjasama dengan LSP PBK NTB di Gili, KLU, Mataram dan Kuta Mandalika dari 14 Maret – 25 April mendatang

Selain itu, masih ada lagi pelatihan dari IHGMA dan LSP PBK yang memberikan kesempatan untuk para HOD yang ingin mengikuti Uji Kompetensi Teknis

Utk FO, HK dan FB untuk persyaratan utama  menjadi Assessor. Karena LSP PBK akan mengusahakan pelatihan dan ujian Workplace Assessor/WPA di Lombok, setelah mendapatkan kepastian dari BNSP.

“Untuk 2019 ini, ada kuota 800 staff atau karyawan hotel, resort dan vila di Lombok untuk dapat memanfaatkan kesempatan mengikuti pelatihan sebagai member dari IHGMA. Kami juga akan mengajak hotel non members untuk berperan bersama membangun dan menyiapkan SDM perhotelan yang kompeten untuk di Lombok,” pungkas Lyly. (LI/AA)

Tags:
About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com