Rapat IHGMA Cabang NTB di Hotel Golden Palace

Mataram, LombokInsider.com – Untuk menghadapi persaingan di pasar global serta menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) para general manager (GM) hotel di Indonesia membentuk organisasi profesi Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) yang tujuan utamanya adalah meningkatkan keahlian dan pengetahuan sumber daya manusia di bidang perhotelan dan pariwisata.

“Salah satu program yang dilakukan adalah memfasilitasi para anggota untuk mengikuti sertifikasi GM baik skala nasional maupun internasional. Sertifikasi dan standar kompetensi ini sangat penting karena seorang GM harus mengetahui semua segi perhotelan dari sales and marketing, human resources, finansial, dan lainnya” kata Erik Tumbelaka Ketua IHGMA Cabang NTB saat ditemui LombokInsider di Golden Palace Hotel pada pertemuan IHGMA cabang NTB, baru-baru ini.

IHGMA terbentuk secara resmi pada 20 April 2016 di Bali pada “Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat dan Daerah Se-Indonesia”. Selain untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan para GM untuk meningkatkan daya jual mereka, IHGMA juga ingin menjalin hubungan yang harmonis dengan pemangku kebijakan dan kepentingan serta pelaku di bidang pariwisata seperti ASITA, PHRI, AHM, HPI dan asosiasi lainnya. Hampir diseluruh daerah Indonesia telah berdiri cabang IHGMA. Pengurus cabang NTB adalah Ketua Erik Tumbelaka (GM Kila dan Pool Villa Senggigi Beach), Wakil Ketua Ernanda Agung (GM Golden Palace) dan Sekretaris Wiwit (GM Qunci Villa).

KOMPETENSI. Peningkatan kompetensi anggota sangat penting. Erik Tumbelaka dengan pialanya.

KOMPETENSI. Peningkatan kompetensi anggota sangat penting. Erik Tumbelaka dengan pialanya.

IHGMA juga menjalin hubungan dan kemitraan dengan pemerintah Pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten dalam ikut mengembangkan dan memajukan pariwisata NTB secara umum. “Apa saja kendala atau masalah yang dihadapi pemerintah demi kemajuan pariwisata NTB, kami IHGMA Insya Allah siap membantu,” jelas Erik.

Selain itu IHGMA juga berkomitmen untuk bersama-sama pihak terkait lainnya berencana untuk melakukan kegiatan goes to campus/school. “Kami memang ingin dengan ilmu yang kami miliki sebagai GM untuk dapat kami sumbangsihkan  kepada masyarakat,” jelas Erik.

Menurut Erik setiap GM memiliki dasar ilmu yang berbeda dan dengan pengalaman yang ada mereka dapat membaginya kepada para pelajar dan mahasiswa yang mengambil jurusan perhotelan maupun perjalanan wisata.

Bukan itu saja IHGMA juga memperhatikan keadaan sosial di lingkungannya. “Kami sudah memberikan bantuan sarung dan mie instan kepada yang membutuhkan pada acara buka bersama di Museum NTB saat Ramadhan kemarin dan selanjutnya akan melakukannya dengan berkelanjutan,” tegas Erik.

Secara menyeluruh IHGMA ingin memberikan sumbangsih terbaik baik bagi anggotanya baik dari perlindungan profesi, peningkatan kualitas dan kemampuan profesional serta bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia dengan berbagi informasi, sinergi, jaringan serta ilmu pengetahuan,” pungkas Erik.

Pewarta: Agus Apriyanto

Penyunting: Kasan Mulyono

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono