Mataram, LombokInsider.com – Sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan tamu sekaligus membantu mempromosikan pariwisata NTB, Hotel Santika Mataram melakukan promosi paket-paket programnya pada Agustus ini. “Hal ini kami lakukan selain untuk meningkatkan kunjungan tamu ke Santika sekaligus mempromosikan menu, program baru dan bagian dari promosi pariwisata Mataram, Lombok dan NTB,” kata Reza Bovier pada jumpa pers di Hotel Santika Kamis (18/8).

Program promosi Hotel Santika berupa menu baru mereka dengan bahan dasar lokal yang merupakan kuliner khas

Segar. Pelalah Cumi, dengan bahan cumi segar berkualitas

Segar. Pelalah Cumi, dengan bahan segar berkualitas.

Lombok, Yoga Class dan Pentas Musik Klasik. “Menu utama kami merupakan olahan hasil laut kualitas terbaik Pelalah Cumi diolah dengan bumbu pelalah, dipadukan dengan bumbu merah dan terasi serta perasan daun jeruk yang meresap ke dalam cumi segar, dimasak dengan metode dipanggang hingga gurih dan nikmat, disajikan bersama nasi hangat serta tumis kangkung di toping dengan krupuk tempe khas Lombok,” jelas Chef Yasa

“Untuk hidangan penutup kami persembahkan produk lokal khas Lombok yaitu Poteng Jaje Tujak. Tape ketan hitam berkualias, dihiasi singkong parut goreng dan dibentuk unik menjadi sarang atau sangkar. Sementara ketan putihnya dikukus matang dan lembut kemudian diolah menjadi adonan yang renyah serta gurih (tujak) ditemani oleh saus

Poteng. Makanan penutup khas Lombok.

Poteng dan Jaje Tujak, makanan penutup khas Lombok.

nangka/keju sebagai pelengkap,” lanjut Yasa. Menurut Reza Bovier Jaje poteng dan tujak ini diadopsi olehnya pada saat bertamu ke rumah sejawatnya Ocong Diesel, yang juga hadir pada jumpa pres tersebut.

Winda dari bagian FB mempromosikan minuman baru milik Hotel Santika di bulan Agustus ini Virgin Longan Mojito, disajikan dingin berbahan dasar buah klengkeng serta daun mint dan jeruk nipis segar ditambah soda. Selain itu ada Bubble Tea juga yang saat ini sedang hits dimana-mana. Kreafitias adalah kuncinya sehingga menampilkan yang terbaik bukan meniru. “Kami olah kreasi ini dengan campuran susu segar, teh hitam, bubble, butiran coklat, saus coklat dan toping dengan whipping cream dijamin rasanya berbeda dan berkualitas,” ungkap Winda.

Minuman segar, Virgin Longan Mojito dan Bubble Tea

Minuman segar, Virgin Longan Mojito dan Bubble Tea.

“Hotel Santika selalu mengedepankan produk lokal dan kami tentunya sangat bangga dengan menyajikan produk tersebut sehingga para pelanggan mengenal sajian lokal yang merupakan ciri khas Lombok, kami juga selalu menjadi yang pertama di Kota Mataram,” tambah Reza. “Kami juga membuka Yoga class, kualitas layanan hotel dengan harga yang sangat terjangkau, hanya dengan Rp50.000/orang sudah termasuk potongan harga 10% untuk pembelian makanan dan diminuman di Café Bayan dan gratis berenang,” jelas Reza Bovier.

Sementara untuk acara musik klasik bagian kedua ini, akan dilaksanakan pada (22-23/8) dimana akan ada pelatihan piano dan konser musik klasik oleh 42 orang pemusik dari Mataram yang telah dilatih oleh Prof. Nigel Clayton dan muridnya Imma Setiadi yang akan berlangsung di Ball room Hotel Santika. “Konser mini kolosal ini sudah yang kedua, sebelumnya kami berkerjasama dengan purwacaraka, sedang sekarang kami menggandeng Forum Gesek Mataram dan juga akan ada pelatihan piano,” ungkap bu Gill yang merupakan inisiator konser pertama dan kedua ini.

Menurutnya ini merupakan kepedulian terhadap para musisi muda Lombok, diharapkan dengan lebih mengenal dan mempelajari musik klasik musisi Lombok nantinya dapat berprestasi di tingkat Nasional bahkan Internasional. “Salah satu maksud dari acara ini adalah untuk sharing ilmu dan pengalaman bermusik, musik klasik khususnya,” kata Budi Hast, Ketua Forum Gesek Mataram.

Hadir pada jumpa pers tersebut, Reza Bovier, Winda, Yasa serta Beauty dari Hotel Santika, Ocong pengusaha, Budi Hast dan Gill dari panitia pagelaran musik klasik. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com