Mataram, LombokInsider.com – Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh hikmah dan berkah, tak terkecuali untuk bisnis perhotelan di Kota Mataram. Golden Palace Hotel Lombok (GPHL), salah satunya, sebagai salah satu hotel berbintang terbaik di Mataram, GPHL selalu meraup berkah Ramadhan melalui penjualan menu berbuka selama puasa.

Untuk tahun 2019 atau Ramadhan 1440 H, GPHL menawarkan sensasi dan pengalaman berbuka puasa dengan menu yang bervariasi setiap harinya.

Reza Pahlevie, Food & Beverage Manager GPHL mengatakan bahwa menu utama untuk berbuka selalu berubah setiap harinya. “Perubahan menu setiap hari ini untuk menghindari kebosanan. Selain itu menu yang di siapkan selama bulan puasa adalah masakan nusantara,” jelasnya.

“Setiap hari menu utama untuk berbuka selalu berubah, misal sekarang menu utama ikan dan ayam besok pasti berbeda, begitu terus selama sebulan,” kata Reza.

Bukan hanya menunya yang selalu berubah setiap hari, untuk harga juga sangat terjangkau untuk kelas hotel berbintang empat. Hanya dengan 85K anda sudah dapat menikmati semua menu berbuka yang telah di sediakan, mulai dari takjil hingga menu utama (main course) dan juga menu penutup (dessert).

Executive Chef GPHL, Muchlis Affandi menjelaskan pada bulan puasa tahun ini terjadi peningkatan pemesanan untuk berbuka puasa. Bahkan tiga hari ini mulai terlihat trennya meningkat terus.

“Antusias masyarakat untuk berbuka puasa di hotel sangat luar biasa, kami mengamati selama tiga tahun terakhir, selalu terjadi peningkatan,” ujar Muchlis.

Berbuka puasa bersama di hotel sepertinya sudah menjadi tren masyarakat di Kota Mataram, menurut Muchlis.

“Dalam tiga hari pertama ini sudah terjadi lonjakan yang berbuka di tempat kami. Tahun lalu target kami terlampaui dari 3000 pax membludak mencapai 6000 pax selama satu bulan. Untuk tahun ini target kami 8000 pax yang berbuka puasa di disini, semoga bisa tercapai,” jelas Muchlis.

Salah satu menu favorit yang disajikan GPHL adalah menu dessert Om Ali, sejenis dessert khas dari Timur Tengah yang diadopsi oleh hotel ini.

“Ini menu dessert yang manis berbahan dasar roti dengan krim, santan dan kayu manis, khas dari Timur Tengah, ini yang paling dicari oleh para tamu yang sudah sering berbuka disini,” pungkasnya. (LI/AA)

Tags:
About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com