Mataram, LombokInsider.com – Mengawali 2018 ini, dengan tetap konsiten mengusung makanan khas lokal, Hotel Santika Mataram tawarkan persembahan spesial hidangan utama Ayam Bakar Mbe, dengan hidangan penutup Cendol Ketan Hitam, hadir juga minuman dingin Fresh Gingger Shake Water dan minuman hangat Wedang Lombok.

“Ayam Bakar Mbe atau dikenal dengan istilah bawang tepatnya, merupakan olahan lokal yang disajikan bagi para penikmat kuliner, ataupun tamu yang ingin menikmati makanan khas lokal,” kata Yasa, Executive Chef Santika Hotel Mataram.

“Ayam Ras dipanggang, kemudian disajikan dengan taburan sambal mbe atau bawang, terong bakar dan disajikan dengan nasi putih hangat, tahu dan tempe goreng menjadi pelengkap sajian ini. Untuk tingkat kepedasan disesuaikan dengan selera tamu,” ungkap Yasa.

“Daging ayam ras itu ketika di panggang atau bakar, tekstur dagingnya tetap lembut, itulah sebabnya kami memilih ayam ras bukan ayam kampung,” ucapnya.

Sebagai peneman menu utama tadi, Santika Hotel menawarkan hidangan penutup berupa Cendol Ketan Hitam. “Merupakan Perpaduan antara ketan hitam dan cendol merupakan variasi yang sempurna, ditambah dengan ptongan buah nangka, cendol ini dapat dikonsumsi dengan es atau tidak, sesuai selera,” lanjut Yasa.

Untuk pilihan minuman, promo Januari ini menghadirkan Fresh Gingger Shake Water dan Wedang Lombok, yang merupakan minuman dingin dan hangat segar, serta kaya manfaat.

“Minuman ini merupakan campuran dari daun mint, jahe dan madu serta tambahan soda water ini memiliki khasiat detox yang baik bagi tubuh,” ujar Winda Asst. Restaurant & Banquet Manager, sambil mempertontonkan kelihaiannya dalam meracik minuman ini.

Seluruh bahan diatas ditumbuk jadi satu, kemudian ditambahkan madu sebagai perasa alami, dicampur dengan es batu, selain segar dan hangat meski disajikan dingin, minuman ini juga berkhasiat. Semua bahan ditumbuk tidak di blender, agar rasa daun mint dan jahe lebih keluar dan terasa.

Beralih ke minuman kedua Winda kembali menampilkan kelihaiannya dalam meracik minuman. “Wedang Lombok merupakan minuman khas yang menggunakan bahan lokal kopi lombok, madu, serta jahe, keunikan dari minuman ini terdapat 3 lapisan warna yang berbeda, kami rekomendasikan bagi pencinta kopi untuk suguhan yang berbeda,” jelas Winda.

Terkait akupansi hotel, Reza Bovier, selaku General Manager mengatakan bahwa diakhir tahun hingga minggu pertama Januari ini tingkat hunian Santika Hotel Mataram hanya sekitar 40-50 persen.

“Ini merupakan imbas dari erupsi Gunung Agung akhir November tahun lalu, biasanya akhir tahun akupansi cukup tinggi. Namun kita tetap optimis 2018 ini akan lebih baik jika tidak ada bencana lagi,” tegasnya. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com