Hotel Lombok Garden.

Mataram, Lombokinsider.com – Bisa dibilang Hotel Lombok Garden merupakan salah satu hotel tertua di Kota Mataram karena hotel ini sudah berdiri sejak 1983 saat pariwisata Lombok mulai berkembang. Dalam rentang 33 tahun, Hotel Lombok Garden telah bermetamorfosis dari sebuah hotel sederhana dengan 25 kamar menjadi city resort dengan 224 kamar.

“Mungkin banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahwa dulunya Lombok Garden hotel bernama hotel Granada yang dibangun pada 1983. Awalnya hanya 25 kamar, lalu pada 1987 dikembangkan menjadi 50 kamar,” kata I Gusti Lanang Patra, General Manager Lombok Raya dan Garden Hotel.

Metamorfosis hotel yang awalnya bernama Hotel Granada terus berlangsung tidak hanya dari sisi kepemilikan namun juga pengembangan hotel. Pada 1991 Hotel Granada diresmikan oleh Presiden RI Soeharto melalui menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi, Soesilo Soedarman dengan jumlah kamar 99, 1 restoran, 1 kolam renang, 1 coffee shop dan ruang pertemuan dengan status sebagai hotel bintang 2.

Pada saat industri pariwisata mengalami kelesuan akibat krisis ekonomi pada akhir 1990, Hotel Granada lebih memilih strategi bertahan ketimbang ekspansi sehingga untuk sementara metamorfosisnya terhenti.

“Pada 2006 kembali terjadi pergantian kepemilikan dari Drs. Sabe Muchsin kepada PT Suryacemerlang Sejahtera dengan Komisaris Utama Kurnalius.  Hotel Granada banyak mengalami perubahan termasuk dengan tampilan wajah baru dan juga nama baru yakni New Granada Hotel,” kata Gusti Lanang.

Metamorfosis masih terus berlangsung. Pada 2007 Hotel New Granada berubah nama menjadi Lombok Garden sejalan dengan perubahan konsep menjadi city resort hotel yang ramah lingkungan. “Pada 2008 Lombok Garden sudah membawa nuansa baru bagi pengguna jasa dan dunia perhotelan di Mataram. Sebagai bentuk komitmen dari pemilik hotel yaitu PT Suryacemerlang Sejahtera dengan Komisaris Utama Kurnalius, manajemen pengelola diberikan tanggungjawab untuk menjadikan Lombok Garden sebagai city hotel bernuansa resort,” kata Gusti Lanang menjelaskan.

Utamakan Layanan Paripurna

Fasilitas yang ada sekarang sudah jauh berkembang dengan 224 kamar, 1 restoran dan 3 café kapasitas 330 tempat duduk, meeting hall sebanyak 4 buah dengan kapasitas mencapai 400 orang untuk keempatnya, 2 buah kolam renang beroperasi 24 jam. “Jumlah karyawan pun meningkat dari masa peralihan sekitar 73, namun kini mencapai 177 orang,” tegas Gusti Lanang, yang juga ketua PHRI NTB.

Sebagai city resort, Lombok Garden juga menawarkan tempat untuk Garden Party yang dapat menampung hingga 1500 orang. “Strategi dua hotel kami yaitu Lombok Garden dan Lombok Raya dalam menghadapi persaingan yang ada saat ini adalah mengedepankan pelayanan konsumen yang terbaik dan peningkatan fasilitas. Apalagi lokasi dan tarif hotel juga menjadi andalan kami,” pungkas Gusti Lanang yang sudah berkecimpung di dunia perhotelan selama 23 tahun.

Kini tampaknya Lombok Garden tengah melakukan metamorfosis lagi. “Saat ini Lombok Garden hotel sedang dalam tahap pembangunan tambahan kamar sebanyak 131 dengan bangunan lima lantai yang dilengkapi kolam renang untuk anak-anak dan dewasa terletak pada tengah-tengah bangunan hotel baru itu,” tambah Gusti Lanang.

Saat metamorfosis ini selesai, Hotel Lombok Garden bakal memiliki 355. Wow. Sebuah metamorforsis yang sempurna. (LI/AA)

I Gusti Lanang Patra, General Manager Hotel Lombok Garden dan Hotel Lombok Raya

I Gusti Lanang Patra, General Manager Hotel Lombok Garden dan Hotel Lombok Raya

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono