Mataram, LombokInsider.com – Masih dalam rangkaian acara Bulan Budaya Lombok Sumbawa (BBLS) 2016, pada Senin sore (22/8) di Lapangan Sangkareang Mataram diadakan Pameran Ekonomi Kreatif, ini merupakan sinergi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan seluruh pihak atas terselenggaranya BBLS sejauh ini dan pameran ekonomi kreatif ini juga merupakan bagian didalamnya,” kata HL. Moh Faozal Kadis Budpar NTB.

Tarian daerah NTB, pada acara pembukaan Pameran Ekonomi Kreatif

Tarian daerah NTB, pada acara pembukaan Pameran Ekonomi Kreatif

“Pameran ini diikuti sekitar 40 pelaku industri yang ada di Mataram seperti, perak, ketak, cukli, bambu, tenun, mutiara, gerabah dan masih banyak yang lainnya,” jelas Faozal. Hal ini selain untuk membantu mengembangkan usaha para pelaku industri sekaligus sebagai bukti bahwa NTB memiliki begitu banyak keanekaragaman kerajinan tangan khas daerah. Sementara itu Hj. Syamsiah M Amin, yang juga ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) NTB memberikan sambutannya sekaligus membuka pameran ini.

Pengembangan industri daerah

“Dengan adanya pameran ini diharapkan indusitri kecil dan menengah yang ada di NTB dapat berkembang dan maju, sebagai salah satu faktor pendukung pariwisata yang sekarang sedang berkembang saat ini,” kata istri Wagub H. Muh. Amin ini. “Pameran yang akan berlangsung hingga (24/8) ini juga merupakan magnet atau daya tarik bagi masyarakat untuk mengetahui betapa banyak jenis kerajinan khas daerah dari 10 Kabupaten Kota yang ada di NTB. Hal ini otomatis juga menjadi daya tarik wisata yang unik bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat NTB,” lanjutnya.

Hj. Syamsiah dan Rombongan Meninjau Stand Pameran Ekonomi Kreatif.

Hj. Syamsiah dan Rombongan Meninjau Stand Pameran Ekonomi Kreatif.

Menurutnya BKOW bersama dengan Disperindag NTB sangat mendukung pengembangan industri kecil dan menengah yang ada sebagai bagian dari ekonomi kreatif, sehingga nantinya dapat bersaing di pasar lokal bahkan internasional. “Kami memberikan dukungan penuh untuk industri ini, sehingga dapat berkembang dan maju untuk mewujudkan NTB yang beriman, berbudaya, berdaya saing dan sejahtera,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita secara simbolis oleh Hj. Syamsiah menandai resminya pembukaan Pameran Ekonomi Kreatif ini dan beserta rombongan yang terdiri dari, Asdep Kemenpar bidang Promosi Internasional, para SKPD se-Kabupaten Kota NTB, Perbankan, BPPD, PHRI, ASITA, Budayawan, Pelajar dan undangan lainnya yang hadir, meninjau langsung beberapa stand pameran yang ada di Taman Sangkareang, Mataram. Acara pembukaan ini juga dimeriahkan oleh tampilan penari daerah NTB dan Kesenian Aceh Gayo dari Aceh yang merupakan salah satu partisipan pada Jazz World Music (JWM) Festival Senggigi, yang lalu.

Sebulan penuh

Rangkaian BBLS yang akan berlangsung sebulan penuh (18/8-16/9) antara lain terdiri dari Festival Seni Anak di Taman Budaya dan Atraksi Robot dari International Islamic School Robot Olympiade di Lombok Epicentrun Mall, Parade Budaya NTB dan Nusantara, Tenun Fashion Carnival, Cidomo Carnival dan Gelar Seni Kabupaten se-NTB di Taman Sangkareang.

Hasil Karya dari Industri Ekonomi Kreatif di NTB.

Hasil Karya dari Industri Ekonomi Kreatif di NTB.

Lombok Inframe dan Instameet di Gili Sudak, Pameran Ekonomi Kreatif (tenun, bambu, perak, ketak, gerabah, mutiara, obat tradisional, festival kuliner dan lomba tata sajinya) di Taman Sangkareang. Acara lainnya adalah Host Vaganza di UNRAM, Jambore Seni Pelajar di Museum NTB, Gelar Seni Rupa (pameran lukisan, art performance, seni instalasi) di Taman Budaya, Permainan Rakyat (Peresean, Begasingan dan Belanjakan) di Abian Tubuh, Karang Pule dan Masbagik.

Lomba Cilokaq di Museum NTB, Teater Modern di Taman Budaya, Pelbagai Festival seperti (Perkusi (Taman Budaya), Kaliantan Kite (Kaliantan Lotim), Rudat (Karang Genteng), Tunaq/Jambore kebersihan (Tunaq Loteng), Mantar Paragliding (Mantar KSB), Paer Leneq (Leneq Lotim), Lombok City Center Festival (LCC) Festival Senggigi.

Yang tak kalah menariknya adalah acara Dialog Budaya dan Lombok Blogger akan dilaksanakan di Hotel Santika, Pentas Seni Lintas Etnik (Tionghoa, Bali, Jawa, Kalimantan, NTT, Arab, Sunda, Sumatera dll) di Pantai Ampenan, Pentas Seni Religi (Hadrah, Marawis, Rebana Burdah dan Lima, Zikir Zaman, Qosidah dll) Pacoa Jara (pacuan kuda) di Bima, International Halal Tourism Forum, Lombok Sumbawa Mewarnai di Pendopo Gubernur, Jambore Sosmed (Lombok Sumbawa Sosmed) di Gili Sudak. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com