Mataram, LombokInsider.com – Sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia, saat ini Lombok menjadi tujuan utama wisatawan muslim dari berbagai negara, Malaysia sebagai tetangga terdekat salah satunya. Ini terlihat dari data yang di rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, pada Senin (4/12).

“Dari data wisatawan asing yang datang selama Oktober, Malaysia menyumbang 3.846 orang (43%), di tempat kedua China dengan 843 orang (9%), disusul Korea Selatan 652 orang (7%), kemudian Inggris dan Jerman masing-masing 488 (5%) dan 398 (4%) orang,” jelas Kadek Adi Madri, Kepala Bidang Statistik Distribusi.

Terkait data diatas, penumpang yang datang melalui penerbangan internasional di Lombok International Airport (LIA), berjumlah 14.132 orang, atau turun sebesar 1,37 persen, sedangkan melalui penerbangan domestik sebanyak 155.580 orang, atau naik tipis sebesar 0,31 persen dari bulan sebelumnya.

Data ini berbanding terbalik dengan penumpang yang berangkat melalui LIA, pada Oktober ini dari penerbangan domestik justru turun sebesar 2,41 persen, sedangkan dari internasional meningkat sebesar 0,27 persen.

“Untuk statistik hotel, secara umum pada Oktober ini mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Akan tetapi jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu mengalami kenaikan,” ujar Kadek.

Untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Oktober 2017, mengalami penurunan dibandingkan Sepetember, dari 53,32 persen menjadi 49,85 persen, atau turun sebesar 3,47 persen. Namun jika dibandingkan Oktober 2016 yang sebesar 39,50 persen, maka terjadi kenaikan 10,35 poin.

Untuk TPK hotel non bintang pada Oktober 2017 ini justru naik 0,25 poin, dibandingkan September dengan TPK sebesar 25,09 persen. Namun jika dibandingkan TPK pada bulan yang sama tahun lalu terjadi penurunan sebesar 0,74 poin, dari 26,08 persen.

Sementara, Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel bintang pada Oktober ini tercatat 1,94, yang berarti turun 0,14 hari, dibandingkan dengan RLM September 2017 sebesar 2,08 hari. Tapi dibandingkan dengan RLM Oktober 2016 yang hanya 1,66 berarti terjadi kenaikan 0,28 hari.

Berbeda dengan hotel bintang, Rata-rata Lama Menginap (RLM) hotel non bintang pada Oktober ini justru naik, sebesar 0,07 hari, mencapai 1,69 hari.

Jumlah tamu yang menginap pada hotel bintang pada Oktober 2017 tercatat 87.225 orang. Terdiri dari 67.202 tamu dalam negeri (77,04 persen) dan tamu luar negeri 20.023 orang (22,96 persen). (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com