Mataram, LombokInsider.com – Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi hadir pada acara pengukuhkan pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Daerah (BPD) Provinsi NTB Periode 2017-2021 di Hotel Lombok Raya Mataram pada Selasa (13/12) yang dirangkai dengan Silaturrahmi Pariwisata NTB dalam target “Meraih 4 juta Wisatawan pada 2018”. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB, sekaligus sebagai ajang pemaparan kalender of even Disbudpar pada 2017 nanti.

Peran Penting PHRI 

Gubernur NTB saat Memberikan Sambutan dan Pengarahan pada Pengukuhan Pengurus PHRI NTB dan Silaturrahmi Pariwisata, di Hotel Lombok Raya, Selasa (13/12).

Gubernur NTB saat Memberikan Sambutan dan Pengarahan pada Pengukuhan Pengurus PHRI NTB dan Silaturrahmi Pariwisata, di Hotel Lombok Raya, Selasa (13/12).

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan selamat atas dilantiknya ketua dan seluruh pengurus PHRI yang dari komposisi gendernya sudah cukup seimbang. Beliau juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada PHRI dan seluruh teman-teman di asosiasi pariwisata serta pelaku pariwisata yang telah bekerja keras demi kemajuan pariwisata di NTB. Disamping itu, Gubernur juga mengajak PHRI NTB untuk berperan lebih aktif lagi sebagai mitra pemerintah dalam membangun infrastruktur dan suprastruktur penunjang pariwisata di NTB. “Bukan hanya bangungan hotelnya saja yang semakin banyak, akan tetapi pelayanan dan infrastruktur penunjang lainnya juga harus semakin baik lagi, kamar hotelnya semakin bagus tapi kok senyum karyawannya tidak tulus,” ungkap Gubernur NTB.

Mengakhiri sambutannya Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul menyampaikan pesan dan harapan khusus kepada PHRI agar anggotanya yang terdiri dari pelaku industri perhotelan dan restoran untuk tidak lalai dalam membayar pajak serta membangun sinergi serta keterpaduan yang real dengan semua pihak, agar PHRI selalu kompak memberikan peran dan pelayanannya bagi pembangunan pariwisata di NTB. Gubernur menambahkan bahwa PRHI juga memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang kemajuan pariwisata di NTB yang saat ini sudah mulai berkembang kearah yang semakin baik. Selain itu Gubernur juga berpesan untuk selalu mengutamakan kepentingan umum atau daerah diatas kepentingan pribadi dan golongan karena PHRI bukan partai politik.

Hiburan Tarian 'Selemor Ate' Sebagai Pembuka Acara Pengukuhan Pengurus PHRI BPD NTB dan Silaturrahmi Pariwisata.

Hiburan Tarian ‘Selemor Ate’ Sebagai Pembuka Acara Pengukuhan Pengurus PHRI BPD NTB dan Silaturrahmi Pariwisata.

Target 4 Juta Wisatawan 2018

Sementara itu Kepala Disbudpar NTB HL. Moh. Faozal mengawali acara melaporkan bahwa pada 10 November lalu telah terlaksana musyawarah daerah PHRI yang pada akhirnya telah berhasil menetapkan kepengurusan periode 2017-2021, acara silahturahmi yang sekaligus mengukuhkan kepengurusan PHRI ini dimaksudkan untuk memperkuat dan memperteguh komitmen bersama dalam mengawal pembangunan pariwisata di NTB, target 3 juta wisatawan hingga akhir Desember ini diharapkan akan dapat tercapai. “Target 4 juta wisatawan sebagaimana yang tercantum di dalam RPJMD Insya Allah juga akan dapat diraih pada 2018 mendatang, mohon dukungan dan kerjasama seluruh pihak,” ungkap Faozal.

Demikian juga halnya dengan Sekretaris BPP PHRI yang membacakan pesan dari ketuanya menjelaskan bahwa pihaknya optimis dengan perkembangan pariwisata di NTB. Pengurus BPD PHRI terpilih ini nantinya diharapkan dapat bersinergi dengan seluruh pihak untuk mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah, sedangkan untuk kedalam akan dilakukan konsolidasi seluruh cabang dalam hubungannya dengan registrasi resmi keanggotaan PHRI di daerah-daerah dan peningkatan pelayanan pada konsumen dengan mengedepankan serta menunjang kearifan budaya lokal setempat.

Pengurus baru BPD PHRI NTB Foto Bersama Gubernur Sesaat Setelah Pengukuhan.

Pengurus baru BPD PHRI NTB Foto Bersama Gubernur Sesaat Setelah Pengukuhan.

Diakhir acara Gubernur juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan ratusan undangan yang hadir untuk lebih mengetahui permasalahan apa saja yang terjadi di lapangan, khususnya yang berhubungan dengan fasilitas pendukung kepariwisataan di NTB dan hal apa saja yang dapat diambil sebagai solusi kedepannya. Berbagai macam masukkan, kritik, saran dan masalah diungkapkan pada kesempatan tersebut.

Acara yang terselenggara atas inisiasi dari Disbudpar NTB ini dihadiri oleh Ketua DPRD, Kapolda, Dan Lanud, Dan Lanal, Danrem atau yang mewakili, GM Angkasa Pura atau Lombok Internasional Airport (LIA), Ketua HPI, BPPD, IPKA, ASITA,PUTRI, ASPI, PHRI dan beberapa instansi terkait di Provinsi dan lingkup Kabupaten/Kota di NTB serta seluruh stakeholder pariwisata yang ada di NTB. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com