Penyerahan bibit kelapa kepada masyarakat.

Dilanjut dengan Nite Ride Kedua ke Bukit Korea

 

Bukit Korea, LombokInsider.com – Kelapa memiliki makna khusus bagi para pesepeda gunung yang sering bersepeda ke Bukit Korea. Di titik persinggahan tertinggi di rute ini terdapat tempat yang biasa disebut Korea Kelapa, sebuah kebun kelapa yang memiliki pemandangan yang memesona menghadap ke Kota Mataram.

Terinsipirasi keindahan Korea Kelapa dan juga pentingnya pohon kelapa bagi kehidupan masyarakat Lombok, para pegiat sepeda gunung Mataram dari pelbagai klub melakukan bakti sosial dengan membagikan 150 bibit kelapa kepada masyarakat di Dusun Sigembong, Sabtu (25/6).

“Alhamdulillah kami mewakili rekan-rekan pesepeda gunung Mataram bisa menyerahkan secara simbolis 150 bibit kelapa kepada Kepala Dusun Sigembong, Bapak Sahardi dan Ketua RT Bapak Lalu Mahsun,” kata Mansyur, pesepeda yang hampir setiap hari bersepeda ke Bukit Korea.

Nite Ride Bukit Korea Edisi #2

Nite Ride Bukit Korea Edisi #2

Mansyur menjelaskan pemberian bibit kelapa kepada masyarakat Sigembong merupakan kepedulian para anggota klub sepeda gunung untuk membantu pelestarian lingkungan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Kami senang sekali karena Kepala Dusun mengumumkan penyerahan bibit ini melalui pengeras suara masjid dan meminta masyarakat yang menerima bibit untuk langsung menanamnya,” kata Mansyur, yang sehari-hari bekerja sebagai Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Mataram.

Menurut Mansyur, selain bibit kelapa, para pesepeda juga sedang mengumpulkan sedekah uang untuk masyarakat Sigembong. “Nanti kalau sudah terkumpul semua, kami akan serahkan kepada masyarakat,” kata Mansyur.

Nite Ride Lagi

Setelah sukses membuat acara nite ride sepekan sebelumnya, para pesepeda gunung Mataram mengulangi lagi kegiatan tersebut pada Sabtu (25/6). Berangkat dari Mataram selepas sholat tarawih, para pesepeda gunung menggenjot sepedanya di tengah kegelapan malam menyusuri jalan menanjang di trek Bukit Korea.

Ngopi di Korea Alfamart merupakan puncak kenikmatan bersepeda di jalur ini.

Ngopi di Korea Alfamart merupakan puncak kenikmatan bersepeda di jalur ini.

Sekitar 30 pesepeda gunung dari pelbagai klub ambil bagian dalam nite ride ini. Tentu saja mereka melengkapi sepeda dan helm mereka dengan lampu penerang.

“Sangat mengasyikkan perjalanan malam ini. Ini yang pertama bagi saya dan saya sangat menikmatinya,” kata Adhar Hakim, goweser yang sehari-hari bekerja sebagai Kepala Perwakilan Ombudsman RI di NTB.

Pewarta/Penyunting: Kasan Mulyono

 

 

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono