Sosialisasi internal branding destinasi Lombok

Mataram, LombokInsider.com – Setelah digarap selama tujuh pekan, konsep branding internasional Lombok dan Sumbawa siap untuk diluncurkan pada 1 Agustus 2016. Konsep ini telah melalui pelbagai tahapan termasuk konsultasi final dengan pemangku kepentingan utama yakni gubernur Nusa Tenggara Barat dan Menteri Pariwisata.

Demikian disampaikan oleh Dr. Hari Margono, ketua tim branding yang ditunjuk oleh Kementerian Pariwisata dalam sosialisasi internal branding destinasi Lombok pada Rabu (20/7) di Mataram.

“Ketika kami menghadap Bapak Gubernur setelah pemilihan branding bersama dilakukan, ada beberapa perubahan yang beliau lakukan. Demikian juga ketika naik di Kementerian Pariwisata Jakarta. Berdasarkan arahan Gubernur dan Menteri Pariwisata kami pun mengubah desain logo sehingga logo branding destinasi Lombok dan Sumbawa dibuat terpisah,” kata Hery Margono sebagai ketua tim.

FINAL. Para peserta lokakarya internal branding destinasi Lombok.

FINAL. Para peserta lokakarya internal branding destinasi Lombok.

Tagline yang baru untuk Lombok adalah Lombok Friendly dan untuk Sumbawa adalah Passionate Sumbawa. Setelah tidak ada perubahan lagi, maka branding baru ini akan diluncurkan secara resmi pada 1 Agustus 2016. “Promosi internasional akan dilakukan bersamaan dengan branding 10 destinasi wisata lainnya. Semua ini kami lakukan untuk mendapatkan yang terbaik demi kemajuan pariwisata Indonesia dan juga NTB,” jelas Hery.

Pada awal Juni, tagline baru untuk promosi internasional destinasi Lombok telah dikembangkan berdasarkan survei dan diskusi yang melibatkan para pemangku kepentingan utama. Saat itu taglinenya adalah Lombok Sumbawa I Feel Good.

“Kami dalam tim kreatif berusaha untuk menciptakan keselarasan dengan logo dan branding yang sudah ada yakni Wonderful Indonesaia dan Pesona Lombok Sumbawa.  Jadi tidak sembarangan untuk memunculkan branding penguatan destinasi Lombok Sumbawa,” papar Sutedjo, Creative Director Bee Communications.

Peserta yang hadir juga masih sama dengan kegiatan yang sebelumnya pada 24 Mei yang lalu yakni pemangku kepentingan pariwisata NTB yang meliputi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, MUI, ASITA, INCCA, PHRI, HPI, BPPD, jurnalis dan beberapa perwakilan dari dinas pariwisata Sumbawa, Bima dan Dompu, juga budayawan dan seniman NTB.

Konsultan branding Dr Hery Margono yang menjadi ketua tim mengatakan kerjasama dan koordinasi sangat dibutuhkan karena itulah kunci sukses untuk mencapai target yang diinginkan. “Kami juga akan melakukan berbagai teknik promosi baik melalui media sosial, pameran ditingkat internasional, multimedia, print ad, print outdoor dan juga digital marketing dengan membuat microsite,” tegas Hery.

Dengan telah terpilihnya branding Lombok Sumbawa I feel good, diharapkan akan menjadikan pariwisata Lombok Sumbawa bahkan lebih terkenal daripada Bali di pasar mancanegara. “Begitu banyaknya potensi pariwisata yang dimiliki oleh NTB ditambah kerjasama dari seluruh pihak terkait bukan sesuatu yang mustahil NTB akan menjadi pemimpin di bidang pariwisata untuk kawasan Indonesia karena memang itulah target yang ingin dicapai dengan diadakannya acara ini,” pungkas Hery.

Pewarta: Agus Apriyanto

Penyunting: Kasan Mulyono

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono