Mataram, LombokInsider.com – Mengulang sukses penyelenggaraan Rinjani Travel Mart (RTM) 2 pada 2017 lalu, DPD ASITA NTB kembali menggelar RTM-3 yang akan dilaksanakan pada 4-6 April mendatang. Hal ini dijelaskan Dewantoro Umbu Joka, selaku Ketua DPD ASITA NTB pada keterangan persnya, Senin (2/4), di Golden Palace Hotel Mataram.

“Keberhasilan dari kegiatan ini merupakan sinergitas seluruh pihak, dari ASITA, Pemerintah Provinsi, Angkasa Pura, ITDC dan juga travel agent anggota ASITA, serta hotel-hotel di NTB. Dengan sinergitas semua menjadi ringan dan lebih mudah, semua untuk kemajuan pariwisata NTB,” kata Dewantoro.

“Tahun ini kami akan lebih fokus dalam mempromosikan destinasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Karena saat ini Mandalika telah terpilih sebagai 10 destinasi Bali baru di Indonesia, yang telah dipromosikan juga oleh Kemenpar RI kepada dunia internasional,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Dewantoro, saat ini kawasan Mandalika terus berbenah dan semakin layak untuk dikunjungi. Keindahan Pantai Kuta Mandalika dengan pasir putihnya yang unik sebesar biji merica, serta penataan infrastruktur dan bangunan hotel yang mulai berdiri menjadi daya tarik tersendiri bagi kemajuan pariwisata NTB.

“2018 ini, target potensi transaksi dari RTM 3 ini lebih dari Rp20 Miliar, karena sepanjang 2017 lalu, transaksi yang terjadi saat dan pasca RTM 2 mencapai Rp20 Miliar. Sampai dengan hari ini (2/4, red) buyer yang mendaftar sudah mencapai 216, padahal target kita 200, sedangkan untuk seller yang akan ikut terlibat sekitar 56,” jelas Dewantoro.

Sementara Agustin Sasongkowati, ketua panitia RTM 3 mengatakan bahwa pada RTM kali ini buyer dari Malaysia tercatat yang terbanyak.

“Dari 200an buyer, Malaysia yang mendominasi selain itu ada juga dari Dubai, Jepang, Nepal, Korea dan Singapore. Meski buyer yang mendaftar lebih dari 200, namun kami batasi 200 buyer saja, karena keterbatasan akomodasi juga,” kata Agustin.

Menurut Agustin, saat ini KEK Mandalika sudah sangat layak untuk dijual, selain Pantai Kuta, di wilayah Lombok Tengah bagian selatan masih ada Bukit Merese dan Pantai Tanjung A’an yang juga tak kalah indah.

“Untuk 2018 ini terjadi peningkatan yang significant terhadap peserta atau buyer, tahun lalu 2017, hanya sekitar 167 buyer yang hadir, namun sekarang 216 dan ini sudah melebihi kuota kami,” tegasnya. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com