Mataram, LombokInsider.com – Sebagai bagian dukungan terhadap salah satu program unggulan Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI, Poltekpar Negeri Lombok menggelar Seminar Digital Tourism pada Senin (16/4), bertempat di Kampus Poltekpar, Jl. Pemuda No.59 Mataram Lombok.

Tidak dapat dipungkiri kemajuan dunia teknologi menjadi penunjang kemajuan dunia pariwisata di Indonesia. Potensi ini tidak disia-siakan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang melihat bahwa go digital merupakan salah satu kunci sukses untuk menggaet wisatawan mancanegara di pasar global.

Peran Poltekpar

“Sebagai lembaga pendidikan vokasi, Poltekpar memiliki fungsi utama Tri Darma Perguruan Tinggi, yang mana mencakup pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Seminar ini merupakan wujud dari proses pembelajaran tersebut,” jelas Hamsu Hanafi, Direktur Poltekpar Negeri Lombok, disela-sela kegiatan.

“Ini merupakan wujud dukungan kami kepada Kemenpar RI yang memiliki tiga program unggulan diantaranya, Digital Tourism, Homestay Desa Wisata dan aksesbilitass. Sebagai lembaga pendidikan yang berada dibawah Kemenpar, kami sangat mendukung program ini,” katanya.

Sejauh ini, sejak dua tahun berdirinya Poltekpar Negeri Lombok, menurut Hamsu pihaknya telah melakukan proses Tri Darma Perguruan Tinggi tersebut, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan berbagai penyuluhan di Kabupaten/Kota di Provinsi NTB.

Ujung Tombak Pariwisata

Asisten Deputi Kemenpar bidang sumber daya manusia pariwisata dan hubungan institusional Wisnu Bawa Tarunajaya pada sambutannya mengatakan, bahwa generasi muda saat ini merupakan ujung tombak untuk membantu pemerintah mempromosikan pariwisata melalui konsep digital tourism.

“Mereka merupakan ujung tombak yang kita arahkan agar selain dapat mempromosikan suatu destinasi dengan cara digital, juga untuk dapat menjaga aset, memberikan layanan terhadap wisatawan berlandaskan Sapta Pesona,” kata Wisnu.

“Saat ini seperti kita ketahui generasi muda sangat akrab dengan sosial media, entah itu instagram, facebook, tweeter dan lainnya, ini yang kita dorong agar mereka dapat terus menjadi salah satu endorses kami dalam mempromosikan pariwisata di NTB pada khususnya,” jelas Asdep.

Promosi Digital

Sementara sebagai narasumber, Muhammad Noer Sadono atau yang akrab disapa Donkardono, Staf Khusus Bidang Komunikasi & Media Kemenpar RI, dalam paparannya menjelaskan pentingnya promosi pariwisata melalui konsep digital.

“Saat ini kami di Kemenpar RI, memiliki strategi promosi yang disebut dengan media strategi, meliputi media berbayar yang didalamnya mencakup media online, elektronik dan cetak. Juga melalui media sendiri milik Kemenpar, Pesona.id, Ind.Travel, Kemenpar.go.id dan Cerita Destinasi,” jelas Don.

Selain itu, menurutnya yang tidak kalah penting adalah peran dari Gnerasi Pesona Indonesia (Genpi) serta Generasi Wonderful Indonesia (Genwi).

“Mereka inilah yang sangat membantu kita, karena mereka merupakan komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga luar negeri yang memiliki komitmen untuk bersama-sama mempromosikan pariwisata Indonesia melalui teknologi digital atau sosial media,” tegasnya.

Ratusan mahasiswa Poltekpar Negeri Lombok terlibat dalam acara ini, mereka tampak antusias mendengarkan paparan dari Donkardono tentang pentingnya konsep Digital Tourism dan implementasinya dalam kesehariannya. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com