Sumbawa Besar, LombokInsider.com – Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sumbawa sudah merencanakan menggelar rapat evaluasi dalam membahas pelaksanaan Festival Moyo 2016 yang telah terlaksana beberapa waktu lalu. Namun sebelum itu dilakukan, pihak setempat saat ini sedang menunggu laporan dari masing-masing koordinator seksi dari setiap even kegiatan.

“Memang sudah kita agendakan pertemuan dengan pihak terkait untuk mengevaluasi pelaksanaan festival moyo tahun ini. Kita saat ini sedang menunggu laporan dari masing-masing koordinator seksi pelaksana untuk seluruh kegiatan. Karena festival moyo tahun ini sudah selesai kegiatannya,” kata Kepala Disporabupar Sumbawa Ir H Junaidi MSi kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Kepala Disporabupar Sumbawa, Ir H Junaidi MSi.

Kepala Disporabupar Sumbawa, Ir H Junaidi MSi.

Menurutnya, rapat evaluasi baru akan dilaksanakan setelah seluruh laporan dari koordinator seksi sudah diterima. Evaluasi ini wajib dilakukan setiap kegiatan selesai dilakukan. Rapat koordinasi itu nantinya menghadirkan sejumlah pihak terkait, seperti panitia pelaksana, pelaku pariwisata, serta lainnya. Apa yang menjadi rekomendasi dari evaluasi fesmo nanti, akan dibahas kembali secara berkelanjutan diinternal dinas. “Paling lama minggu depan kita laksanakan evaluasi. Dan itu memang wajib kita lakukan. Setelah itu baru kita bisa melihat, apakah ada perbaikan atau tidak,” lanjutnya.

Hasil rapat itu nantinya menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan Festival Moyo tahun berikutnya. Karena untuk 2017, diharapkan pelaksaan Fesmo harus bisa lebih baik dari tahun ini . Target daerah untuk Fesmo 2017 harus bisa mendatanggkan pihak-pihak luar seperti wisatawan dan juga investor. “Festival Moyo ini kita harapkan menjadi pintu masuk bagi para investor dan wisatawan luar, bukan hanya menjadi atraksi hiburan yang dinikmati oleh masyarakat saja,” jelas Junaidi.

“Memang peran serta masyarakat untuk ikut terlibat sangat penting. Namun target pemerintah bagaimana mendatangkan wisatawan dari luar ke Sumbawa ini, hal ini ada kaitannya dengan investor. Dengan adanya investor ke Sumbawa, tentunya dapat memberikan dampak yang besar untuk ikut mengembangkan pariwisata Sumbawa,” pungkasnya. (LI)

 

Pewarta: Lukmanul Hakim

Penyunting: Agus Apriyanto

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com