Mataram, LombokInsider.com – Sinergi yang terjalin antara Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) dan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri Lombok untuk bersama membangun pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) diwujudkan dalam bentuk peningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik dari Poltekpar, maupun anggota IHGMA yang merupakan SDM dalam industri perhotelan.

Salah satunya adalah dengan menggelar Pelatihan Barista yang pembukaannya dilaksanakan di Kebalik Kopi, Jl. Adisucipto, Mataram, Lombok pada Kamis (12/7). Dengan trainer coffee expert dari SES Jerman, Klaus Schreiber, seorang Barista yang telah berpengalaman sejak 1963 dalam dunia perkopian.

Ernanda A Dewobroto, CHA, Wakil Ketua IHGMA chapter Lombok menjelaskan bahwa sesuai dengan komitmen IHGMA yakni selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM yang ada di industri pariwisata. “Ini sebagai langkah nyata dan upaya kita di IHGMA untuk terus meningkatkan kualitas SDM di dunia perhotelan, khususnya untuk Barista,” katanya.

Sekitar 24 orang peserta dari industri perhotelah khususnya para Barista dan beberapa dosen dari Poltekpar Negeri Lombok mengikuti kegiatan pelatihan ini. “Pelatihan tentang kopi ini akan berlangsung selama tiga bagian, akan ada pelatihan lanjutan pada 19 dan 26 Juli mendatang,” jelas Ernanda yang juga GM dari Golden Palace Hotel, Mataram.

Ernanda berharap dengan pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas SDM perhotelan dan Poltekpar, serta dapat memperkenalkan kopi lokal NTB yakni kopi Sembalun dan Sumbawa, yang digunakan sebagai bahan dasar saat pelatihan berlangsung.

“Para peserta kami harapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk banyak bertanya tentang hal yang tidak diketahui masalah kopi dan seluk-beluknya, mumpung ada expertnya disini,” kata Buchari, CHA yang merupakan Ketua Bidang Sertifikasi dan Akreditasi IHGMA chapter Lombok.

Lebih lanjut Buchari menjelaskan bahwa IHGMA bersama Poltekpar akan terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas SDM pariwisata yang ada dalam rangka mempersiapkan kehadiran hotel-hotel di kawasan KEK Mandalika yang merupakan 10 destinasi prioritas.

“Wujud nyata kepedulian kami di IHGMA adalah dengan ikut terjun langsung dalam berbagi ilmu kepada para mahasiswa di Poltekpar, STP dan SMK. Sudah ada sekitar 13 orang GM yang telah mendapatkan sertifikasi untuk dapat mengajar sebagai dosen,” jelas Buchari yang juga merupakan GM di Bel Air resort, Gili Air.

Sementara, DR. Farid Said, Pembantu Direktur Poltekpar Negeri Lombok, bidang Akademik dan Kerjasama Nasional dan Internasional mengatakan, bahwa tujuan dari kerjasama ini adalah salah satunya untuk meningkatkan jaringan kerjasama bidang pariwisata antara industri dan lembaga pendidikan khususnya Poltekpar Negeri Lombok.

“Kami menyiapkan 2 orang expert dari SES Jerman untuk membantu industri memberikan peningkatan kualitas SDM pariwisata yang ada, khususnya di bidang barista serta pastry & bakery,” kata Farid.

“Sebagai feedback kami meminta para GM hotel dapat membantu mengajar di Poltekpar untuk mempertajam skill dari mahasiswa Poltekpar Negeri Lombok agar lebih baik lagi kedepannya,” tegasnya.

Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini, Wahyu dan Herwadi bahkan merasa waktu sehari sangat tidak cukup untuk menyerap semua ilmu yang dimiliki oleh Klaus, namun mereka merasa bersyukur daoat menjadi bagian dari pelatihan Barista ini. “Sangat bagus dan bermanfaat,” ucap Herwadi, Manager Bar di Qunci Vila. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com