Mataram, LombokInsider.com – Setelah sempat tutup pasca gempa (5/8), Golden Palace (GP) Hotel Lombok, salah satu hotel berbintang empat terbaik di Kota Mataram, kembali dibuka secara resmi pada Selasa (18/9).

“Pasca gempa (5/8) lalu, kami memang tutup, karena terjadi beberapa kerusakan ringan yang saat ini sudah kami perbaiki. Selain itu, pihak yang berkompeten dari PU Provinsi NTB bersama dengan tim ahli dari Australia telah melakukan pengecekan menyeluruh dan hotel kami dinyatakan aman,” jelas General Manager GP, Ernanda Agung Dewobroto, CHA.

“Label hijau telah diberikan oleh tim PU dan Australia kepada GP Hotel yang berarti struktur bangunan hotel kami aman. Selain kami, sudah banyak juga hotel-hotel lain di Mataram dan Senggigi yang memperoleh label hijau ini,” lanjutnya.

Ernanda menambahkan bahwa memang pihaknya tidak ingin membuka hotel sebelum semua dipastikan aman, sehingga tamu yang datang merasa nyaman untuk menginap.

Selain itu, ia juga memastikan bahwa pihaknya telah memiliki Standard Operation Procedure (SOP) bagaimana cara untuk menangani tamu yang menginap jika terjadi bencana dan insiden lainnya.

“Secara resmi memang kami baru buka hari ini (18/9), hanya saja secara online beberapa tamu sudah ada yang booking dan datang menginap sejak (14/9) lalu. Saat ini 15 kamar kami sudah terisi, bahkan beberapa tamu yang datang memilih kamar di lantai atas,” ujar Ernanda.

Ernanda berharap agar pariwisata Lombok dan Sumbawa dapat segera bangkit kembali dan berjalan normal seperti sebelum gempa. Sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat oleh dampak pariwisata.

“Jika pariwisata terdampak seperti saat ini, dipastikan akan terjadi efek domino perekonomian bagi masyarakat. Semoga kita dapat segera bangkit dan pariwisata NTB serta perekonomian dapat kembali normal,” ucapnya.

“Kita semua, seluruh stakeholder pariwisata, masyarakat, pemerintah dan asosiasi serta media harus bersatu dalam melakukan promosi sehingga wisatawan percaya bahwa saat ini Lombok dan Sumbawa sudah aman untuk dikunjungi,” tegas Ernanda. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com