Mataram, LombokInsider.com – Sepuluh hari telah berlalu dari pelaksanaan Lombok-Sumbawa Great Sale, dampak yang ditimbulkan sudah cukup signifikan dimana hotel-hotel dan toko oleh-oleh yang ada di Lombok mulai kebanjiran pengunjung. Hal ini ditegaskan oleh para pelaku industri pariwisatanya langsung yang ikut pada jumpa pers evaluasi pelaksanaan Lombok Sumbawa Great Sale yang dilaksanakan Dinas Pariwisata (Dispar) NTB di Fave Hotel, pada Jum’at (10/2). Lalu Abdul Hadi Faishal GM D’Praya Hotel, yang juga Ketua PHRI BPD NTB mengatakan bahwa dari data tingkat hunian D’Praya selama 10 hari pelaksanaan great sale ini sangat bagus untuk waktu low season saat ini.

DISKON. Golden Palace Salah Satu Hotel Bintang 4 di Mataram yang Memberikan Diskon diatas 50%, pada Lombok-Sumbawa Great Sale.

Akupansi Naik

“Tahun lalu pada bulan yang sama yakni Februari, tingkat hunian (akupansi) dikisaran 40-50%, Alhamdulillah sekarang sejak Lombok-Sumbawa Great Sale dilaksanakan kami khsususnya di D’Praya Hotel akupansi mencapai rata-rata 80%,” kata Abdul Hadi. Hadi juga menjelaskan bahwa kebanyakan tamu yang datang menginap adalah wisatawan mancanegara, utamanya dari negara tetangga Malaysia dan juga Eropa, serta Australia, hal ini tentunya berhubungan dengan semakin bertambahnya penerbangan internasional yang langsung menuju Lombok.

Hal yang sama disampaikan oleh Ernanda Dewobroto GM Golden Palace, yang merupakan Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM), menurutnya dampak great sale mulai terasa. “Berbanding dengan bulan yang sama tahun lalu, angka hunia pada awal Februari ini memang cukup signifikan, dari biasanya sekitar 50% saat ini mencapai 80%, tentunya ini awal yang baik,” kata wakil IHGMA Lombok ini. Ernanda menambahkan bahwa untuk program yang terbilang baru, Lombok-Sumbawa Great Sale sudah terlihat dampak positifnya. Beberapa hotel bertaraf bintang 4 di Mataram bahkan memberikan diskon diatas 50% dari harga publik, baik hotel di kota maupun resort.

BINTANG 4. Hotel Golden Tulip Mataram, Juga Memberikan Diskon Hingga 60%.

Berkah Great Sale

Senada dengan Ernanda, Daniel Budiono sebagai pengelola LCC mengatakan bahwa pihaknya melihat adanya kemajuan kedatangan tamu yang berbelanja di LCC. “Kami pihak dari pihak pengelola mall yang ada di Lombok, selalu merasakan low season pada Februari dan Agustus setiap tahunnya. Nah dengan adanya great sale kali ini saya melihat dampaknya luar biasa, dari pantauan kami beberapa hari ini pengunjung dan hasil jualan outlet-outlet di LCC meningkat signifikan,” tuturnya. Selain LCC, LEM dan Mataram Mall juga terlibat dalam great sale kali ini, bahkan masyarakat luas dapat memperoleh voucher belanjanya di mall-mall tersebut.

Selain hotel, mall toko oleh-oleh di seputar Mataram dan Senggigi pun mengalami hal yang sama, hal ini disampaikan oleh Affan Ahmad, Ketua BPPD NTB yang sekaligus juga merupakan manajemen Legong oleh-oleh di wilayah Senggigi. “Dampaknya sudah mulai terasa, tentunya ini merupakan berkah bagi pihak-pihak yang terlibat dalam Lombok-Sumbawa Great Sale, terutama pelaku industri pariwisata di Lombok, seperti Legong yang angka pendapatannya naik sekitar 25% dari sebelumnya,” tegas Affan. BPPD NTB sebagai badan yang membantu pemprov dalam hal promosi pariwisata daerah memiliki peran yang penting dalam mendukung Dispar untuk melakukan promosi baik di dalam maupun luar daerah, dalam berbagai kegiatan termasuk great sale yang sedang berlangsung hingga akhir Februari ini.

Dari pantauan yang dilakukan pihak Dispar dilapangan bahwa pelaku industri sudah mulai beradaptasi dengan pola promosi great sale yang sedang berlangsung, ini tentunya dapat menjadi dampak positif bagi kemajuan industri pariwisata NTB secara umum dan juga roda perekonomian meningkat walaupun pada masa low season. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com