Pemenang, LombokInsider.com – Prestasi yang diukir Lalu M Zohri, mengharumkan nama Indonesia, sebagai juara dunia dalam ajang lari 100 M U20 di Finlandia. Pemuda asal Dusun Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara itu pun sontak menjadi pusat perhatian.

Banyak dukungan, baik moril dan materiil datang dari berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat, daerah, bahkan pihak swasta dan masyarakat umum. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Abdul Hadi Faishal mengatakan, semua bentuk dukungan untuk Zohri harus diapreasiasi.

“Semua dukungan untuk Zohri, tentu kami apreasiasi. Namun harus dipikirkan juga keberlanjutannya. Kami sedang mengupayakan usulan agar Pemda KLU atau Pemprov NTB bisa menginisiasi membangun museum mini prestasi Zohri di Desa ini,” kata Hadi, Selasa (17/7), di sela berkunjung ke rumah Zohri di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.

Namun, lebih dari itu, menurut dia, harus dipikirkan pula bagaimana agar momen prestasi Zohri harus bisa menjadi titik awal kebangkitan prestasi generasi muda di Lombok Utara dan NTB pada umumnya.

Selain itu, keberhasilan Zohri yang turut mengangkat daerah Lombok Utara juga harus bisa dikelola dan menjadi nilai tambah tersendiri bagi masyarakat di Desa Zohri. “Kami rasa, museum mini prestasi Zohri dan konsep pengembangan Desa Wisata, bisa menjadi jawabannya,” jelasnya.

Menurut Hadi, museum mini prestasi Zohri nantinya diisi dengan barang-barang milik Zohri yang ada di rumah itu, mulai dari medali yang diraih selama ini, buku-buku, sepatu, sepeda motor dan juga foto-foto Zohri. Keberadaan museum Zohri, diharapkan akan menjadi pemicu semangat generasi muda NTB untuk bisa mengejar prestasi di segala bidang.

Selain itu, dari sisi pariwisata akan menjadi daya ungkit potensi wisata di Desa Pemenang Barat dan KLU secara umum. “Harus kita akui sejak menjadi viral di media sosial, pelari cepat yang fenomenal ini ternyata juga menarik minat pelancong untuk mengunjungi rumah Zohri,” ujar Hadi.

Hadi mengatakan, PHRI berharap agar Pemkab KLU dapat memfasilitasi aset-aset berharga dari Zohri berupa rumah yang sudah melahirkannya sebagai juara dunia, juga seluruh medali dari beberapa kejuaraan yang diikuti Zohri selama ini.

Ia mengatakan, keberadaan museum mini juga dapat membantu perekonomian keluarga dan masyarakat sekitar karena pasti dikunjungi banyak wisatawan. Sebab, kawasan tempat tinggal Zohri di Pemenang, berada di daerah “Segitiga Emas pariwisata” yang sangat strategis.

“Selain itu dengan adanya museum Zohri, maka Desa Pemenang Barat ini juga bisa dipoles menjadi Desa Wisata untuk menjadi destinasi baru pariwisata Lombok,” tegasnya.

Hadi berharap agar prestasi Zohri ini tidak sekadar menjadi euforia kegembiraan sesaat saja. Tetapi harus ada upaya agar moment ini membawa dampak positif yang berkesinambungan. (LI)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com