Mataram, LombokInsider.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pariwisata kembali akan menggelar kegiatan Pesona Khazanah Ramadhan (PKR) selama sebulan penuh, pada bulan suci Ramadhan 1439 H atau dari 17 Mei – 09 Juni 2018.

Kepala Dinas Pariwisata NTB HL. Moh. Faozal mengatakan, PKR 2018 telah resmi diluncurkan di Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Jumat (11/5) oleh Gubernur NTB TGB Zainul Majdi dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

“Kegiatan-kegiatan yang kemarin dilaunching terdiri atas kegiatan yang berkaitan, lima event yang kita persiapkan mulai edukasi, budaya Islam, UMKM, event penguatan, branding halal kita,” kata Faozal saat jumpa pers di kantor Dinas Pariwisata NTB, Mataram, Selasa (15/5).

Faozal menyebutkan, pembukaan PKR 2018 akan dihelat pada Kamis (17/5) malam di halaman Kompleks Islamic Center NTB.

“Tahun lalu bisa mengisi okupansi yang lebih stabil dibanding tahun-tahun sebelumnya. Artinya perputaran ekonomi tidak hanya yang hadir di hotel, tapi pergerakan ekonomi masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Beragam acara menarik disiapkan, mulai dari pesta buku Islam, bedah buku, Lombok Travel Fair, lomba menyusun paket tour ramadhan, festival permainan santri, bazar ramadhan mulai H+5 hingga H-3, hingga festival seribu lampion pada malam takbiran.

Sejumlah dai kondang juga akan mengisi tausiah, seperti Ustaz Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dan Ustaz Hanan Attaki. “Mudah-mudahan Ustadz Abdul Somad bisa hadir pada malam pembukaan, kepastiannya siang ini,” ungkap Faozal.

Seperti halnya tahun lalu, para Imam Timur Tengah juga kembali dihadirkan, Syeikh Izzat Rasyid (Mesir), Syeikh Ahmad Jalal Abdullah Yahya (Yordania) dan Syeikh Mahmud Abdul Basith (Mesir).

‘’Ketiganya akan menjadi imam shalat tarawih masing-masing selama 10 hari. Bagi masyarakat yang selama ini hanya mendengarkan suara merdunya mereka saat melantukan ayat suci alquran lewat youtube, silakan datang ke Lombok,” ungkapnya.

Dalam rangkaian PKR bertema Perkuat Silaturahim untuk Persatuan Bangsa, akan dimeriahkan sejumlah kegiatan seperti Pameran “Umrah Haji Lombok Travel Fair”, Pesta Buku Islam, Tablig Akbar, Bedah Buku, nonton bareng dan aneka lomba Islami.

Faozal menilai PKR 2018 bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin berwisata di bulan puasa. “Kita ingin puasa tidak kemudian okupansi tidak baik, saya sudah bersurat ke hotel dan restoran segera pasang pernak-pernik Ramadhan,” ucapnya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Lalu Abdul Hadi Faesal mengatakan, semua industri perhotelan di NTB, khususnya Lombok mendukung penuh event PKR. Menurutnya, ajang seperti ini akan membantu tingkat kunjungan dan okupansi di bulan ramadhan yang biasanya agak menurun.

“Ini budaya luar biasa dan mudah-mudahan jadi salah satu magnet bagi turis datang ke NTB,” ujar Hadi. Selain Ketua PHRI, hadir pula Ketua INCA, Ketua PUTRI dan ASITA NTB pada acara jumpa pers ini dan semuanya menyatakan sikap siap mendukung program Pesona Khazanah Ramadhan. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com