wagub moh amin
penandatangan mou

Penandatangan beberapa kerjasama untuk mempercepat pengembangan pariwisata NTB.

Mataram, LombokInsider.com – Sinergi antar para pemangku kepentingan penting untuk sering dilakukan dengan koordinasi dan komunikasi yang terbuka sehingga bisa membahas permasalahan yang ada dan mencarikan solusinya. Demikian disampaikan Wakil Gubernur NTB, H. Moh. Amin, SH., MH saat membuka rapat kerja Kebudayaan dan Pariwisata 2016 tentang penyelarasan program dan kegiatan 2017 di hotel Lombok Raya Mataram, Rabu (2/6).

“Semua pihak harus bahu-membahu untuk mengembangkan pariwisata NTB karena pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan saat ini. Sinkronisasi dan penyelarasan program sangat perlu dilakukan dari tingkat pusat sampai ke daerah dan kabupaten/kota. Untuk itu harus kita dukung bersama pariwisata dan juga kita dukung program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar bisa tercapai target percepatan perkembangan pariwisata kita,” lanjut Wakil Gubernur Moh. Amin.

Keterbatasan fasilitas hotel di Pulau Sumbawa juga disoroti oleh Wakil Gubernur. “Saat ini sangat minim kegiatan MICE (meeting, incentive, convention, exhibition) yang dilaksanakan di Sumbawa. PHRI (Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia) sebagai himpunan pengusaha hotel dan restoran diharapakan peran sertanya untuk dapat mencarikan solusi agar pembangunan hotel standar bintang di Sumbawa lebih ditingkatkan,” kata Wakil Gubernur Moh. Amin.

Promosi pariwisata juga perlu terus ditingkatkan dan semua pihak harus terlibat dalam promosi secara terpadu. “Kita semua harus bisa berperan sebagai marketer, duta dan diplomat untuk mendukung dunia pariwisata NTB,” kata Moh. Amin.

Menuju Destinasi Unggulan Nasional

Sementara itu HL Moh. Faozal Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB menjelaskan bahwa keberlanjutan program kegiatan yang bersentuhan dengan promosi, penguatan destinasi, sinkronisasi program menuju Lombok Sumbawa sebagai destinasi wisata unggulan nasional, dengan Mandalika ITDC sebagai salah satu branding pariwisata Nusa Tenggara Barat merupakan agenda penting yang harus dibahas oleh para pemangku kepentingan pariwisata NTB.

“Dengan forum pemangku kepentingan ini kita bisa melakukan sinkronisasi dan koordinasi program dan kegiatan antara Disbudpar beserta pihak-pihak terkait lainnya sehingga perencanaan dan pelaksanaan program bisa lebih terpadu, efektif dan ditingkatkan keberhasilannya pada 2017,” pungkas Faozal.

Poltekpar Mataram

Hadir pada rapat koordinasi ini akademisi, budayawan, seniman, pelaku pariwisata seperti, ASITA, PHRI, HPI, AKPAR Mataram, MUI NTB, Telkomsel, GIZ, BLKI Lotim, POLDA NTB serta STP Nusa Dua Bali.

Hadirnya STP Nusa Dua Bali terkait telah dimulainya Politeknik Pariwisata Mataram menerima mahasiswa baru dengan empat program studi yakni Studi Pengaturan Perjalanan (D4), Studi Divisi Kamar (D3), Studi Seni Kuliner (D3) dan Studi Tata Hidangan (D3).

Pada sesi pemaparan masing-masing nara sumber menjelaskan materinya sesuai dengan kompetensi di bidangnya. Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU) menjelaskan konsep pengembangan tiga gili. Sementara Polda NTB membahas tentang strategi penanganan gangguan keamanan dan ketertiban pada kawasan wisata. Kadis Budpar NTB memaparkan tentang target NTB menuju 3 juta wisatawan 2016. Sedangkan perwakilan MUI membahas tentang Perda Pariwisata Halal.

Kadis PU NTB menjelaskan tentang pembangunan konektivitas dan peningkatan kualitas infrastruktur. Ketua dewan kesenian NTB tentang strategi penguatan lembaga budaya menuju masyarakat yang beriman, maju dan sejahtera.

Pada acara ini juga dilakukan  penandatanganan MoU antara Disbudpar NTB dengan MUI NTB, Telkomsel, GIZ dan BLKI Lotim. Sedangkan POLTEKPAR Mataram melakukan penandatanganan MoU dengan UNRAM, PHRI NTB, ASITA NTB, HPI NTB, AKPAR Mataram dan juga STP Nusa Dua Bali. (LI/AA)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono