EVALUASI. Masalah tata suara dan aquascan ditemui saat acara pembukaan MTQN.

PEMBUKAAN. Orkestra pimpinan Purwacaraka tampil dalam acara pembukaan MTQN pada Sabtu (30/7). Masalah tata suara dan tata cahaya, termasuk tidak berfungsinya alat multimedia aquascan menjadi evaluasi panitia. (Foto: FB Haris Dimensi)

 

Mataram, LombokInsider.com – Beberapa permasalahan teknis dalam acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) telah ditemukenali. Oleh karena itu, pelaksanaan acara penutupan harus lebih baik daripada pembukaan. Demikian disampaikan oleh Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH. M.Si saat memimpina rapat evaluasi pelaksanaan pembukaan MTQN XXVI di Ruang Rapat Utama kantor Gubernur NTB, Selasa (2/8/2016).

Namun dalam rapat evaluasi yang dihadiri oleh para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi NTB, Wagub Muh. Amin juga memberikan apresiasi atas kerja keras semua pihak. “Saya mengucapkan selamat dan terima kasih atas kerja keras yang telah dilakukan oleh panitia sehingga upacara pembukaan berlangsung lancar dan sukses. Hal ini terbukti dari banyaknya pujian yang dilontarkan oleh para kafilah dari daerah lain,” kata Wagub Muh. Amin.

APRESIASI. Wagub dan Ibu Wagub berpose dengan ajudan seusai pembukaan MTQ. (Foto: Putut)

APRESIASI. Wagub dan Ibu Wagub berpose dengan ajudan seusai pembukaan MTQ. (Foto: Putut)

Beberapa Catatan

Meskipun demikian, Wagub Muh. Amin juga menyampaikan beberapa catatan dari Gubernur NTB terkait hal-hal yang perlu diperbaiki dan perlu ditingkatkan selama even MTQ berlangsung. Catatan itu antara lain masih ada penari yang tidak menutup aurat, masih ada masalah audio, musik atau band yang ditampilkan di Pameran Peradaban Islam tidak bernuansa Islami, serta meminta pertanggungjawaban event organizer atas tidak berfungsinya aqua scan, yakni teknologi tiga dimensi terkini dengan menggunakan air yang mampu menghadirkan berbagai bentuk benda, hewan atau apa pun ke tengah-tengah arena sehingga membuat suasana lebih hidup.

“Oleh karena itu kita harus meminimalisir permasalahan agar keseluruhan penyelenggaraan MTQ berjalan sukses dengan cara meningkatkan koordinasi internal,” ujar Wagub Muh. Amin.

Menanggapi permasalahan audio, Kepala Biro Humas dan Protokol H. Yusron Hadi, ST., M.Um menyampaikan akan maksimalkan sistem tata suara yang ada di Islamic Center. “Nanti akan dipasang 3 atau 4 pengeras suara di menara Islamic Center agar suara bisa terdengar sampai radius 3 km,” kata Yusron Hadi.

Mengakhiri rapat evaluasi tersebut, Wagub Muh. Amin kembali mengingatkan jika setiap permasalahan yang ada harus dikoordinasikan agar semua berjalan secara baik dan lancar. “Untuk penutupan harus benar-benar diatur dalam penyerahan piala dan hadiah. Walaupun hanya bagian kecil, tetapi penyerahan hadiah seringkali menimbulkan kericuhan,” kata Wagub Muh. Amin mewanti-wanti. (LI/SP)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono