Gelang haji hi-tech

Makkah, LombokInsider.com – Dulu setiap jamaah haji diharuskan mengenakan gelang logam yang memuat informasi identitas jamaah haji. Di gelang itu tertulis nama jamaah, nomor passport, nama negara, bendera negara, nomor kelompok terbang, tahun keberangkatan dan nomor telepon petugas haji di tanah suci. Gelang sakti itu harus selalu dikenakan oleh jamaah haji dan terbukti sangat bermanfaat apabila ada jamaah haji yang tersesat atau mengalami musibah.

Kini, gelang perak itu akan digantikan dengan gelang digital yang canggih. Seperti diberitakan oleh Saudi Gazette (1/7) pemerintah Arab Saudi akan memperkenalkan gelang identifikasi elektronik untuk semua jamaah haji ke Makkah mulai musim tahuni ini. Penggantian ini dimaksudkan untuk meningkatkan keselamatan jamaah dan mencegah bencana saling tabrak dan injak antar jamaah yang banyak menelan korban tahun lalu.

Ratusan orang telah meninggal tahun lalu saat ribuan jamaah sedang melakukan ritual melempar batu ke arah setan di Mina pada September 2015. Akibat kecelakaan ini pemerintah Saudi Arabia banyak diserang oleh lawan-lawan politiknya terutama Iran yang menggunakan isu ini untuk mendiskreditkan pemerintah Arab Saudi. Sampai saat ini Pemerintah Iran masih melarang warganya melakukan ibadah haji karena belum ada hubungan diplomatik antara Iran dan Arab Saudi setelah dibekukan akibat serangan terhadap keduataan besar Arab Saudi di Teheran tahun lalu.

Informasi Identitas Lengkap

Gelang canggih yang baru ini memuat informasi pribadi dan kesehatan jamaah sehingga bisa membantu petugas haji untuk memberikan pelayanan dan mendapatkan identitas jamaah bila diperlukan, kata pejabat Saudi Arabia kepada Saudi Press Agency SPA.

Gelang lama yang dipakai jamaah haji pada 2009

Gelang lama yang dipakai jamaah haji pada 2009

Gelang haji ini terbuat dari bahan anti air dan terhubung ke sistem posisi global sehingga bisa memberitahu jamaah mengenai jadwal sholat dan layanan bantuan dalam pelbagai bahasa untuk menuntun jamaah yang utamanya bukan penutur Bahasa Arab mengenai pelbagai ritual dalam even tahunan umat Islam ini.

Pemerintah Saudi Arabia bertanggung jawab atas pelaksanaan haji setiap tahun di Makkah yang diikuti oleh lebih dari dua juta orang dari seluruh dunia.

Sekitar seribu kamera pengawas baru sudah dipasang bulan ini di Masjid Haram dan dihubungkan dengan ruang kendali yang dijaga oleh petugas khusus pemantau gerakan jamaah dan pengunjung selama Ramadan dan saat musim haji pada September tahun ini. (LI/KM)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono