Mataram, LombokInsider.com – Masyarakat patut waspada terkait maraknya informasi menyesatkan terutama di Media Social seperti Facebook, pasca gempa yang melanda Lombok Ahad malam (5/8).

Ketua DPW Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indra Irawan mengingatkan, masyarakat agar cermat dalam memilih dan memilah informasi yang beredar dan jangan asal sebar luaskan kembali.

“Ini penting agar tidak menambah trauma dan ketakutan di tengah masyarakat , sebaiknya simak informasi dalam bentuk berita melalui media- media resmi yang terpercaya,karena media resmi baik cetak maupun online, tentu menginformasikan masalah apapun bentuknya dengan berimbang dari sumber terpercaya,” jelas Indra, Senin (6/8).

Indra mencontohkan, belakangan beredar informasi terutama gempa susulan, bahkan ada yang secara tidak bertanggung jawab menyebarkan bahwa gempa tersebut akan datang dengan skala lebih besar.

“Ini jelas info menyesatkan,kecuali kalau sumbernya dari BMKG bukan info yang samar-samar,” katanya.

Meski demikian Indra mengingatkan, bencana seperti gempa bumi tidak bisa ditebak kapan waktunya terjadi, karena itu pentingnya masyarakat selalu waspada dan memahami cara penyelamatan dalam situasi darurat.

“Daripada sebar info yang negatif, mendingan kita berbagi hal hal yang bersifat positif untuk saling mengingatkan demi keselamatan bersama, terutama bagi pengguna medsos,” ajaknya.

Dibagian akhir, Indra mengajak rekan- rekan pers yang ada di NTB untuk bersama sama pro aktif menginformasikan setiap kejadian pasca gempa, dan mendorong Pemerintah setempat agar lebih peka dalam melihat kondisi masyarakat dan segera berbagi informasi terkini kepada masyarakat terutama penanganan pasca gempa. (LI)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com