ITDC Mandalika

Lombok Tengah, LombokInsider.com –

Dadang Rizki Ratman

Dadang Rizki Ratman, Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata

Agar Lombok Tengah bisa mempercepat pengembangan industri pariwisatanya, perlu digalakkan semangat Lombok Tengah Incorporated di mana pemerintah sebagai regulator di satu sisi dan industri pariwisata sebagai pelaku bisnis di sisi lain, bekerjasama sebagai sebuah kesatuan untuk mencapai tujuan bersama.

Demikian benang merah lokakarya Identifikasi Faktor Keberhasilan Utama dalam Tata Kelola Destinasi Pariwisata Mandalika yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata pada 27 – 28 Mei 2016 di Hotel D’Praya, Lombok Tengah yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan, tokoh masyarakat dan industri pariwisata Lombok Tengah.

“Kalau Lombok tengah ingin maju harus serius dan kompak bangun pariwisatanya, mulai dari pemimpinnya, pelaku industri dan masyarakatnya,” kata Dadang Rizki Ratman, Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata.

Lebih jauh Dadang menjelaskan bahwa semangat membangun kepariwisataan di Lombok Tengah harus mampu mendatangkan nilai tambah. “Konsep Lombok Tengah Incorporated adalah semangat yang menjadi dasar di dalam menggerakkan komponen pentahelix atau lima pemangku kepentingan utama yakni akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media,” jelas Dadang.

Strategi Terpadu

Setelah semangat Lombok Tengah Incorporated menguat, maka harus diikuti dengan strategi-strategi terpadu. Pertama, strategi untuk mencapai peningkatan jumlah kunjungan. Kedua, strategi untuk penguatan di sektor pemasaran yang fokus strateginya ditujukan pada usaha bagaimana meraih pasar wisatawan manca negara dan wisatawan nusantara. Ketiga, strategi pengembangan dan pelestarian wisata alam budaya dan wisata buatan. Keempat, strategi kemudahan regulasi dan pengembangan kapasitas pelaku usaha dan sumber daya manusia pariwisata.

Lokakarya ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat. Narasumber yang turut serta di dalam memberikan paparan adalah Nina Herlina Koswara dari Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisatan Institut Teknologi Bandung, Taufan Rahmadi dari Tim Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Prioritas, dan Indah Juanita Deputy Direktur Indonesia Toourism Develompent Corporation (ITDC) Mandalika.

Dalam akhir paparannya, Dadang berpesan bahwa perlu segera dibentuk Forum Koordinasi Pengembangan Pariwisata Lombok Tengah dan fokus pada pengembangan di area di luar Mandalika. “Sedangkan untuk Mandalika biarkan ITDC bekerja dan kita dukung bersama,” tegas Dadang. (LI/KM)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono