Kedatangan kontingen MTQN Jawa Tengah di Bandara Internasional Lombok

Kontingen Provinsi Jawa Tengah tiba di Bandara Internasional Lombok sekitar pk 13.45, Kamis (28/7) dan disambut oleh petugas penghubung dari Dinas Kehutanan Provinsi NTB.

 

Jakarta, LombokInsider.com – Sekitar 7200 orang yang terdiri dari 1200 peserta dan 5000 pendamping akan datang ke Lombok dalam acara Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional yang akan dipusatkan di Islamic Center NTB di Kota Mataram. Demikian disampaikan oleh Direktur Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Muchtar Ali pada Rabu (27/7) di Jakarta.

“Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXVI di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan diikuti sedikitnya oleh 1.200 peserta dari 34 Provinsi di Indonesia,” kata Muchtar Ali.

“Mereka adalah para peserta yang telah lolos tahapan verifikasi dan karenanya akan mengikuti ajang nasional yang akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu, 30 Juli malam,” tegas Muchtar Ali.

Ditambahkannya, selain 1.200 peserta dan para pendamping kontingen, berdasarkan data resmi dari panitia MTQN pusat, diperkirakan sebanyak 5.000 orang akan ikut hadir guna memeriahkan MTQN 2016 ini.

PENGHUBUNG. Petugas Penghubung dari Dishut Provinsi NTB menyambut kontingen Jateng di bandara.

PENGHUBUNG. Petugas Penghubung dari Dishut Provinsi NTB menyambut kontingen Jateng di bandara.

Peserta yang lolos untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah 36 orang. Mereka akan berlomba pada 7 cabang lomba yakni 11 orang pada cabang Tilawah Al Qur’an, 5 Hifhz Al Qur’an, 5 Tafsir Al Qur’an, 3 Fahm Al Qur’an, 3 Syarh Al Qur’an, 8 Khath Al Qur’an dan 1 M2IQ (Menulis Makalah Ilmiah Al Qur’an).

Sedangkan provinsi yang paling banyak meloloskan peserta adalah Nanggro Aceh Darussalam, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur masing-masing 44 peserta. Sedangkan provinsi yang paling sedikit meloloskan peserta adalah Maluku Utara dan Papua masing-masing 22 peserta.

Cabang Lomba

Seluruh peserta akan mengikuti MTQ XXVI yang terbagi dalam 7 cabang dan 18 golongan musabaqah. Ketujuh cabang tersebut adalah Tilawah Al Quran, Hifzh Al Quran, Tafsir Al Quran, Fahm Al Quran, Syarh Al Quran, Khath Al Quran, dan Menulis Makalah Ilmiah Al Quran (M2IQ). Adapun 18 golongan lomba terdiri dari: enam golongan cabang tilawah Al-Quran (dewasa, remaja, anak-anak, tartil, cacat netra, serta qiraah sabah); lima golongan cabang Hifzh Al Quran (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz); tiga golongan cabang Tafsir Al Quran (Bahasa Indonesia, Bahasa arab, dan Bahasa Inggris), serta empat golongan cabang Khath Al Quran (naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer).

“Masing-masing golongan terbagi dalam kelompok putera dan puteri,” kata Muchtar. (LI/SP)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono