Mataram, LombokInsider.com – Seperti telah dimaklumi bersama, 2018 merupakan tahun dilaksanakannya Pilkada serentak di seluruh provinsi di Indonesia. Berdasarkan ketentuan Pasal 39 Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 yang telah diubah menjadi Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2017 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018.

Terkait hal ini KPU Provinsi NTB telah melaksanakan tahapan pendaftaran Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Tahun 2018, yang berlangsung pada 8-10 Januari lalu.

Ada empat pasangan Cagub dan Cawagub NTB yang telah resmi mendaftarkan diri mereka ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) NTB. Pasangan Ali Bin Dahlan dan Gede Sakti Amir Murni (ALI-Sakti) yang maju melalui jalur independen telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) NTB pada Senin (8/1) lalu, pasangan ini merupakan pasangan calon gubernur pertama yang mendaftar.

Pada hari yang sama berbeda waktu, KPUD NTB juga menerima pendaftaran pasangan Suhaili Fadhil Thohir dan Muhammad Amin. Pasangan ini datang menuju ke Kantor KPUD bersama tim penghubung dan tim pengusungnya. Pasangan ini didukung oleh tiga partai yaitu, Golkar, PKB dan Nasdem.

Sementara itu pasangan cagub dan cawagub NTB Ahyar Abduh dan Mori Hanafi datang mendaftar pada Rabu (10/1). Pasangan Ahyar-Mori yang tiba di kantor KPU NTB sekira pukul 14.30 Wita itu dipikul oleh beberapa orang bagaikan seorang raja, mereka datang dengan diarak oleh para pendukungnya.

Keduanya kemudian diarahkan ke tempat yang disediakan sambil membawa berkas dan dokumen pendaftaran, untuk diteliti dan diperiksa oleh petugas KPU NTB.

Pasangan yang paling terakhir mendaftarkan diri adalah Zulkieflimansyah dan Siti Rohmi Djalilah atau Zul-Rohmi. Pasangan ini diusung partai Demokrat dan PKS, menurut pengamat keduanya bisa menjadi anomali dalam Pilgub NTB. Selain memiliki keterwakilan perempuan, paket ini juga berani menjagokan etnis minoritas yakni Zulkieflimansyah yang berasal dari Sumbawa sebagai calon gubernur NTB.

Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori menjelaskan, pemeriksaan dan penelitian dokumen itu sangat penting dalam proses pilkada. Karena itu dia meminta kesabaran para paslon.

“Berkas dan dokumen pendaftaran seluruh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB telah kami terima, selanjutnya akan diperiksa dan diteliti,” ujar Ketua KPUD NTB Lalu Aksar Anshori, dikantornya.

“Kami berharap kesabaran, koordinasi dan komunikasi dalam proses penelitian berkas dan dokumen yang dibawa pasangan calon. Jadi harap pasangan calon bersabar,” tegasnya.

Berarti resmi sudah keempat Cagub dan Cawagub yang dipastikan bakal bertarung dalam Pilkada di NTB, mereka adalah Ali-Sakti, Suhaili-Amin, Ahyar-Mori dan Zul-Rohmi. siapapun calonnya dan jagoan dari para pendukung setianya, semoga pilkada di NTB dapat berlangsung tertib dan aman. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com