Serangan bom di Medina

Serangan Bom Juga Terjadi di Solo, Jawa Tengah

 

Arab Saudi, LombokInsider.com – Kaum Muslim di seluruh dunia bersatu mengutuk serangan mematikan di salah satu tempat tersuci umat Muslim, Masjid Nabi di kota Media, Arab Saudi. Mengesampingkan perbedaan-perbedaan, para pemimpian dunia, kelompok dan aktivis menyampaikan kemarahan mereka Selasa, sehari setelah pengebom bunuh diri menewaskan sedikitnya empat penjaga tidak jauh dari makam Nabi Muhammad. Ledakan itu menyusul dua serangan sebelumnya di Jeddah dan Qatif, juga pada Senin. Demikian dilaporkan Al Jazeera, Selasa (5/7).

Juru bicara kementerian dalam negeri Arab Saudi menggambarkan tiga serangan bom tersebut sebagai tindakan yang patut dikutuk yang tidak menghormati kesucian tempat, waktu dan orang yang tidak berdosa.

Berikut beberapa tanggapan dari seluruh dunia setelah serangan bunuh diri tersebut.

Javad Zarif, menteri luar negeri Iran, mengutuk pengeboman di Media dan meminta umat Muslim untuk bersatu.

Joko Widodo, presiden Indonesia, mengatakan “teror tidak bisa dibenarkan” dan meminta masyarakat tetap tenang namun waspada.

Najib Razak, perdana menteri Malaysia, juga mengecam serangan dekat masjid di mana Nabi Muhammad dimakamkan.

Menteri luar negeri Pakistan dengan keras mengutuk serangan tersebut, sementara palingma tentaranya menelpon Menteri Pertahanan Saudi Arabia Pangeran Muhammad bin Salman untuk menyampaikan dukungannya.

“Kami bahu membahu dengan saudara kami di Arab Saudi dalam melawan kejahatan terorisme,” kata Jenderal Raheel.

Melvut Cavusoglu, menteri luar negeri Turki, menyampaikan duka citanya.

Mohammed bin Jassim Al-Thani, menteri luar negeri Qatar, mengutuk tiga serangan tersebut dan menyampaikan dukungan Doha bagi jiran Arab Saudi menyusul ledakan bom tersebut.

Mohammed bin Zayed al-Nahyan, Putera Mahkota Abu Dhabi, juga meminta umat Muslim untuk bersatu.

Penyanyi India Adnan Sami menyampaikan kesedihannya atas serangan di tempat-tempat paling penting dunia Muslim tersebut.

Aisha Saeed , pengarang, mengatakan serangan tersebut merupakan ‘wajah kejahatan’.

Serangan Bom di Solo

Sementara itu pada Selasa siang juga terjadi serangan bom bunuh diri di Mapolresta Solo. Polisi mengedentifikasi pelaku sebagai Nur Rohman yang memiliki kaitan dengan ISIS. Bahkan apa yang dilakukannya terkait dengan rangkaian serangan di berbagai negara, Detik.com (5/7).

“Yang lalu memang perintah dari Bahrun Naim. Tapi sekarang sudah ada perintah baru dari juru bicara ISIS bahwa selama Ramadan disarankan melakukan aksi teror. Maka itu muncul di Turki, Saudi, AS, Prancis, dan lain-lain,” ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Mapolresta Solo, Jl Adi Sucipto, Selasa (5/7/2016), lanjut Detik.com. (LI/KM).

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono