Penutupan MTQ (Foto: Yudy Muchlis)

MERIAH & SEMARAK. Tarian kolosal Islami disuguhkan dalam penutupan MTQ Tingkat Nasional XXVI Tahun 2016 di Islamic Center NTB pada Sabtu (6/8). Foto: Yudhi Muchlis, Badan Promosi Pariwisata Kota Mataram)

 

Mataram, LombokInsider.com – Provinsi Nusa Tenggara Barat berhasil meraih seluruh target Tri Sukses dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional XXVI Tahun 2016 yang berakhir pada Sabtu (6/8) malam dan ditutup secara resmi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Sukses yang pertama adalah sukses penyelenggaraan. Sebagai tuan rumah, Provinsi NTB dengan dukungan seluruh bupati dan walikota, terutama Walikota Mataram, Bupati Lombok Barat dan Bupati Lombok Tengah yang menjadi tempat perlombaan MTQ, telah berhasil melaksanakan amanah tugas nasional ini dengan baik.

Secara internal, dalam pelaksanaan ini, NTB bahkan berhasil menorehkan tiga rekor MURI yakni untuk khataman Al Qur’an dengan peserta terbanyak, barzanji dengan peserta terbanyak dan penyanyian mars MTQ dengan peserta terbanyak.

SUKSES. NTB sukses naik peringkat 4 sementara juara umum pertama diraih Provinsi Banten. (Foto: Humas Kemenag)

SUKSES. NTB sukses naik peringkat 4 sementara juara umum pertama diraih Provinsi Banten. (Foto: Humas Kemenag)

Yang lebih menghebohkan lagi adalah tingginya partisipasi masyarakat dalam menyambut dan menyukseskan acara nasional ini. Jalan-jalan utama di Kota Mataram semarak dengan hiasan spanduk, umbul-umbul dan lampion untuk menyambut para kafilah dari seantero negeri. Masyarakat juga berbondong-bondong mendatang Islamic Center NTB yang menjadi pusat ajang MTQ kali ini. Ratusan ribu masyarakat memadati arena MTQ dan jalan-jalan utama di sekitarnya.

Sarana dan prasana seperti hotel dan transportasi untuk kafilah sangat memadai. Pelayanan NTB sebagai tuan rumah pun sangat memuaskan. Sedangkan acara pembukaan yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo serta penutupan yang dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin sangat meriah dan sukses. Apalagi dalam ajang ini juga digelar pameran peradaban Islam, NTB Expo dan Pameran Hortikultura.

Sukses kedua adalah sukses ekonomi. Dengan peserta sebanyak 1200 dan pendamping resmi sebanyak 6000 orang, MTQN 2016 ini merupakan berkah ekonomi yang besar bagi industri pariwisata NTB. Hotel-hotel di Kota Mataram bahkan semua penuh terisi tamu. Belum lagi jasa-jasa wisata lainnya seperti agen perjalanan, restoran dan pedagang oleh-oleh. Semuanya merasakan manisnya kue MTQ ini. Yang tidak kalah besarnya dampak ekonomi adalah efek promosi even ini terhadap industri pariwisata NTB yang bakal lebih besar dan lebih lama dampaknya dalam peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dalam negeri ke NTB.

Sukses ketiga adalah sukses prestasi. Faktor tuan rumah memberikan rasa percaya diri yang tinggi bagi para kafilah NTB sehingga secara keseluruhan prestasinya meningkat. NTB berhasil bertengger di peringkat keempat; atau naik tujuh tingkat dari prestasi sebelumnya peringkat 11 pada MTQN 2014.

Semua tiga sukses ini hanya bisa diraih berkat kerja keras semua pihak terumata pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kota Mataram, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, para pelatih dan para kafilah, serta dukungan dan partisipasi seluruh warga NTB. (LI/KM)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono