Mataram, LombokInsider.com – Proses panjang Pilkada NTB memasuki babak baru, yakni pengundian nomor urut Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang digelar KPU NTB di Mataram, Selasa, (13/2). Setelah melalui proses yang cukup panjang, mulai dari pencabutan nomor antrian untuk bisa mendapatkan nomor urut pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur NTB periode 2018-2023.

Pasangan Moh Suhaili FT – Muh Amin mendapat nomor urut 1, kemudian Ahyar Abduh – Mori Hanafi nomor urut 2, disusul Zulkifliemansyah – Sitti Rohmi Djalilah nomor urut 3 dan Moch Ali Bin Dachlan – TGH Gede Sakti Amir Murni nomor urut 4.

Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Anshori menyampaikan, tahapan pengambilan nomor urut tersebut setelah melalui proses panjang yakni, proses pendaftaran masing-masing paslon, kemudian verifikasi faktual bagi paslon jalur perseorangan (independen).

“Kini saatnya menentukan nomor urut paslon,” ucapnya pada rapat pleno penentuan nomor urut paslon di Mataram, Selasa (13/2).

Dia mengatakan, proses penentuan nomor urut paslon tersebut sesuai Undang-Undang nomor 10 tahun 16 Pasaa 51 ayat 3. Dimana, ada dua tahapan yakni mempersilahkan satu persatu pasangan calon mengambil nomor urut antrian sesuai nomor urut pendaftaran saat di KPU.

Aksar mengaku, nomor urut paslon ini akan digunakan sebagai penomoran yang akan digunakan pada kertas suara pencoblosan, baliho, pamplet terhadap paslon tersebut.”Berdasar peraturan, semua alat peraga kampanye akan ditanggung oleh KPU,” tegas Aksar Anshori.

Seperti telah dimaklumi bersama, 2018 merupakan tahun dilaksanakannya Pilkada serentak di seluruh provinsi di Indonesia. Berdasarkan ketentuan Pasal 39 Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 yang telah diubah menjadi Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2017 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018.

Dukungan untuk masing-masing pasangan, nomor urut 1, Suhaili Fadhil Thohir dan Muhammad Amin didukung oleh tiga partai yaitu, Golkar, PKB dan Nasdem. Sementara nomor urut 2 Ahyar Abduh –Mori Hanafi paling banyak mendapat dukungan partai, diantaranya Gerindra, PAN, PPP, Hanura, PDIP dan PBB.

Sementara pasangan nomor urut 3, Zulkieflimansyah dan Siti Rohmi Djalilah atau Zul-Rohmi diusung partai Demokrat dan PKS, Ali Bin Dahlan dan Gede Sakti Amir Murni (ALI-Sakti) maju melalui jalur independen. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com