Jakarta, LombokInsider – Provinsi Nusa Tenggara Barat telah mencatat sejarah sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Nasional (MTQN) pertama yang menggunakan pendaftaran secara online dengan aplikasi e-MTQ pada MTQ XXVI yang akan dihelat pada 28 Juli – 7 Agustus di Mataram dan Lombok Barat.

Demikian penjelasan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam jumpa pers bersama Gubernur NTB TGH Dr Zainul Majdi di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama Jakarta, Selasa (31/5).

Menurut Menag, e-MTQ lahir dari semangat menghadirkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan MTQ. Sebab, selain sebagai syiar Islam, MTQ juga menjadi momentum silaturahim kebangsaan dalam bingkai NKRI.

“Ini terobosan bagus, mencerminkan revolusi mental. Kita berharap e-MTQ dapat menutup celah penyimpangan dan pelanggaran yang dapat merusak spirit MTQ,” demikian penegasan Menag saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Persiapan MTQ sekaligus Launching Logo dan Pendaftaran Online.
Ditegaskan Menag, komitmen reformasi harus tetap dijaga, salah satunya melalui hadirnya inovasi-inovasi perbaikan penyelenggaraan MTQ. Menurutnya, kelemahan yang selama ini terjadi dalam tata kelola penyelenggaraan MTQharus diperbaiki, salah satunya melalui optimalisasi e-MTQ ini. Menag berharap, e-MTQ akan benar-benar melahirkan revolusi mental pada tataran penyelenggaraannya.

Meski baru diterapkan tahun 2016 ini, Menteri yang dikenal aktif di media sosial ini optimis dapat berjalan lancar. Baginya, setiap perubahan dibutuhkan lebih dari sekedar komitment, tetapi juga kerjasama. Pihaknya yakin seluruh jajaran Kementerian Agama akan mendukung dan mensukseskan e-MTQ.

“Kita harus merawat warisan luhur ini dengan memperkuat komitmen menyelenggarakan MTQsecara bersih dan transparan. Karenanya saya mohon agar kita menjaga harkat dan martabat MTQdengan tidak melakukan hal-hal yang merusak,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Gubernur NTB, TGH. Dr Zainul Majdi menegaskan, seluruh jajaran pemerintahan bersama masyarakat NTBsiap mensukseskan penyelenggaraan MTQN XXVI. Menurutnya, event dua tahunan ini juga akan disambut dengan hangat dalam semangat kerukunan. Seluruh elemen masyarakat NTB dari berbagai agama dan suku siap menyambut para kafilah.

“Kami siap mensukseskan MTQN XXVI. Ini komitmen bersama seluruh masyarakat NTB. Bahkan kami telah menerima komitmen dari para pecalang dan pemuda-pemuda agama di NTB untuk menjadi bagian dari suksesnya even besar ini,” tegasya.

Gubernur yang juga alumni al-Azhar, Mesir, menambahkan, guna memeriahkan momen MTQN XXVI, akan diselenggarakan konferensi internasional bekerjasama dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyyah dengan mengambil tema Menguatkan Moderasi Islam. Dijadwalkan, sebanyak 300 delegasi luar negeri akan hadir dalam even tersebut.

Persiapan Penyelenggaraan MTQN XXVI di NTB pada 28 Juli – 7 Agustus 2016 secara teknis telah mencapai 90%. Pemerintah NTB sebagai tuan rumah juga telah menyiapkan berbagai infrastruktur demi lancarnya penyelenggaraan even dua tahunan ini.

Sebanyak 7 cabang dan 18 Golongan, akan memeriahkan even dua tahunan ini. Terdapat 1 (satu) golongan baru pada gelaran MTQN tahun ini, yaitu Khat Kontemporer yang telah dieksibisikan pada MTQ XXV Tahun 2014 di Kota Batam Kepri. Lebih dari 6.000 orang akan memeriahkan even akbar ini. (LI/KM)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono