Pemasangan tanda nama logam di Danau Segara Anak yang mengundang protes.

Mataram, LombokInsider.com – Segera setelah foto-foto yang diunggah pekerja kontraktor yang memasang tanda nama bertuliskan ‘Segara Anak Lake’ di danau ikonik di Gunung Rinjani muncul di laman Facebook pada Jumat malam, berondongan serangan kritikan dilancarkan oleh para netizen atas langkah yang ditempuh oleh otoritas Taman Nasional Gunung Rinjani dan menuduh langkah itu sebagai tidak peka dan naif.

Di antara netizen pertama yang segera menyampaikan protes ini adalah Apink Alkaf, seorang jurnalis dan pecinta lingkungan dari Mataram. “Awalnya saya kira ini hanya berita bohong alias hoax. Namun setelah tahu bahwa ini memang benar adanya, saya menjadi marah. Ini merupakan branding yang tidak cerdas dan kuno yang bisa merusak Gunung Rinjani,” kata Apink dalam blog beritanya Utarakita.com.

Facebook

Netizen yang lain Arief Firmansyah tidak bisa menyembunyikan kemarahannya setelah mengetahui kejadian tersebut lalu membuat sebuah meme dan emotikon di akun Facebook. “Bagaimana pendapat kakak-kakak? Bagi saya ini merupakan sampah yang paling besar di Gunung Rinjani,” Arief, Adventure Travel Chief at Shelter Indonesia.

A meme created by Arief Firmansyah on his Facebook account to ridicule the installation of name post at Lake Segara Anak.

Meme yang diciptakan oleh Arief Firmansyah di laman Facebook untuk memprotes pemasangan petunjuk nama Lake Segara Anak.

Herwin Prabawananda, seorang netizen yang tinggal di Denpasar Bali, mengangkat masalah ini ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Dia menciptakan petisi pada Charge.org dengan subyek ‘Save Our Mount Rinjani’ mengajak masyarakat untuk mendukung upayanya untuk menghentikan pemasangan penunjuk nama tersebut. Lebih lanjut dia mengirimkan petisi tersebut Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jujuf Kalla. Sejauh ini sudah ada 126 orang menandatangani petisi tersebut.

Sigit Lelono, seorang redaktur di koran Radar Lombok grup Lombok Post dan seorang aktifis pecinta alam mengatakan di laman Facebook, ‘Ini benar-benar akan rusak Gunung Rinjani. Mereka yang memiliki ide untuk memasang ini tampak tidak memahami hubungan antara Gunung Rinjani dan kearifan lokal masyarakat Lombok’.

Twitter

Orang juga menyampaikan protesnya melalui Twitter. Sebuay mastagh #SaveRinjani juga diciptakan. “Saya sangat kecewa karena keadaan alami Gunung Rinjani dirusak dengan pemasangan papan penunjuk nama Segara Anak Lake ini,” tulis @nasichtaufik.

Kontroversi akan terus berlanjut dan kita menunggu persyataaan resmi dari pejabat di Taman Nasional Gunung Rinjani.

Reporter/Editor: Kasan Mulyono

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono