Mataram, LombokInsider.com – Pesatnya perkembangan teknologi kamera saat ini membuat komunitas fotografi makin tumbuh subur seiring dengan perkembangan jaman. Hal inilah yang membuat Lombok Mogen membentuk wadah Komunitas Fotografi dan Model untuk mengembangkan bakat dan kreasinya.

Amren yang juga akrab dipanggil Amre menceritakan bahwa ia tak pernah mengira Lombok Mogen bisa tumbuh seperti saat ini.

“Lombok Mogen bermula dari hobi foto sama teman teman fotografer. Lalu, saya coba mengamati perkembangan dunia fotografi. Mereka punya bakat, tapi seperti tidak ada yang mewadahi,” tutur Amre.

Melihat fenomena tersebut, ia membentuk suatu wadah tempat berkumpulnya para fotografer tanpa membedakan komunitas, genre maupun jenis kamera yang di gunakan yang nantinya bisa mengarahkan anak-anak muda yang memiliki hobi fotografi, agar kualitasnya makin membaik dalam berkarya.

Untuk itu, ia membentuk Lombok Mogen sebagai wadah yang menampung, tidak hanya fotografer, tapi juga model yang berminat menjadi bagian dari kegiatan fotografi.

“Di sini kita tidak membedakan siapa siapa. Tidak harus yang benar-benar fotografer dan model profesional baru boleh bergabung, asal gak modus aja,” ujarnya.

Anniversary ke enam ini diawali dengan lomba menggambar, lomba mewarnai dan lomba fashion show untuk kelompok usia Paud/TK, serta lomba fashion show untuk kelompok usia dewasa pada Sabtu, 13 Januari 2019. Di Giant Gegutu – Mataram.

Kegiatan Anniversary ke enam di tutup dengan hunting bareng fotografer dengan menurunkan enam model sekaligus. Di antaranya: Monica, Riri, Rima, Dewi Grace, Lingga dan Putri.

Sejak siang hari, ratusan fotografer dan model telah mendatangi lokasi acara. Para fotografer dan model tersebut tak hanya datang dari sekitar Mataram akan tetapi dari kota kabupaten se NTB. Mereka sengaja datang demi memeriahkan acara tersebut.

“Inilah yang membuat saya sangat bangga. Mereka datang jauh jauh hanya untuk memeriahkan acara Anniversary Mogen ini. Yang penting buat kami adalah kebersamaan,” ungkap Amre.

Ia pun menjelaskan kalau Lombok Mogen terbuka untuk semua komunitas fotografi, karena Mogen terbentuk dengan berbasis kekeluargaan. Hal ini membuat kegiatan memotret tidak pernah menjadi beban, bahkan saat mereka mengikuti hunting ataupun kompetisi. Kedekatan di antara para fotografer dan model membuat Mogen seolah jadi rumah kedua mereka.

Dalam even Anniversary Mogen ke-6 ini, selain menjadi ajang kumpul sambil hunting bareng, juga diramaikan dengan penampilan memukau FDJ Keysha Chou yang sengaja di datangkan untuk menghibur peserta.

Sponsor yang mendukung kegiatan Anniversary Mogen itu di antaranya: Lintasntb, SKI, NewsMetropol, Mogen Coffe Shop, Forbiddenya Coffee & Resto, Sriwijaya Camera, Golden Palace, CGV Mataram, Ibs Consultan, Febby Salon, Melta Salon, Jajanan Pasar Mbak Buch.

“Terimakasih atas dukungan semua sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Anniversary Mogen ke-6 dan terimakasih juga atas kehadiran rekan rekan fotograger dan model,” ungkapnya.

Kegiatan fotografi ini juga turut mempromosikan pariwisata di Nusa Tenggara Barat. Sekalipun tanpa dukungan dari pemerintah Kabupaten maupun Provinsi, tapi fotografi tetap eksis di lapangan.

“Kegiatan-kegiatan fotografi ini sangat bagus, karena secara tidak langsung membantu untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Lombok khususnya dan NTB pada umumnya. Namun sayang sekali, hal ini tidak menjadi perhatian pemerintah daerah,” tegasnya. (LI)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com