160619 Survei FB pie-chart1

Opini

Mengapa Wisata Halal untuk Lombok?

Bagian 3: Siapkah Kita Merebut Kue Wisata Halal?

Oleh Dr Kasan Mulyono, Redaktur LombokInsider.com

 

Mataram, LombokInsider.com – Meskipun masih ada perdebatan, kebanyakan masyarakat telah mulai memahami hakikat wisata halal dan memahami betapa besar potensi potensi pasar wisata halal yang bisa direbut oleh Nusa Tenggara Barat. Nah, pertanyaan selanjutnya adalah apakah NTB telah siap untuk menyambut wisata halal ini?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penulis menggunakan sebuah survei sederhana melalui Facebook. Dalam survei ini digunakan 6 variabel kebutuhan pelancong Muslim yang digunakan oleh Crescent Rating. Survei dilakukan selama tujuh hari dari 12 Juni sampai 19 Juni. Sebanyak 730 orang membaca survei ini namun hanya 50 orang (44 pria, 6 wanita) yang berkesempatan untuk mengisi survei ini.

Responden diminta menjawab pertanyaan tertutup apakah NTB siap menyambut wisata halal dengan melihat masing-masing variabel. Berikut hasilnya disajikan dalam tabel.

Variabel Siap Tidak Siap Jawaban Lain
1.      Apakah NTB telah siap menyosong wisata halal dalam hal penyediaan makanan halal? 72% 20% 6%
2.      Apakah NTB telah siap menyosong wisata halal dalam hal penyediaan sarana dan tempat sholat di tempat-tempat wisata, arah kiblat di kamar-kamar hotel, mushala di hotel? 62% 28% 8%
3.      Apakah NTB telah siap menyosong wisata halal dalam hal penyediaan layanan Ramadhan (buka puasa, sahur) di hotel-hotel dan restoran? 64% 26% 8%
4.      Apakah NTB telah siap menyosong wisata halal dalam hal penyediaan air yang memadai dan bersih untuk kebutuhan orang Islam di hotel dan sarana wisata? 60% 30% 10%
5.      Apakah NTB telah siap menyosong wisata halal dalam hal memastikan bahwa di destinasi-destinasi halal tidak ada kegiatan-kegiatan yang tidak halal? 26% 56% 18%
6.      Apakah NTB telah siap menyosong wisata halal dalam hal penyediaan sarana dan layanan rekreasi yang mempertimbangkan privasi misalnya kolam renang atau pantai yang terpisah antara perempuan dan laki-laki? 14% 66% 14%

Rata-rata

50% 38% 12%

 

Dua PR Besar

Dari hasil survei sederhana ini terlihat bahwa secara keseluruhan responden melihat bahwa NTB ba

Statistik responden survei.

Statistik responden survei.

ru 50% siap untuk menyambut wisata halal. Ini bukanlah hasil yang buruk karena ini bisa dikatakan sebagai rona awal keadaan wisata halal NTB apa adanya sebelum program-program besar pembenahan dilakukan oleh pemerintah dan pelaku usaha.

Meskipun begitu, ada dua variabel yang menurut responden tidak atau belum siap. Inilah dua pekerjaan rumah yang harus digarap oleh pemerintah dan para pelaku wisata NTB.

Pertama, destinasi-destinasi halal di NTB dipandang oleh 75% responden sebagai masih ada kegiatan-kegiatan yang tidak halal. Responden juga mempertahankan bagaimana mengawasi kegiatan-kegiatan yang tidak halal ini. Kita semua mahfum apa saja kegiatan yang tidak halal tersebut dan itulah tantangan terbesar kita.

Kedua, variabel penyediaan sarana dan layanan rekreasi yang mempertimbangkan privasi misalnya kolam renang atau pantai yang terpisah antara perempuan dan laki-laki dipandang belum atau tidak siap oleh ha

PR Besar. Memastikan tidak ada kegiatan yang tidak halal di destinasi wisata halal.

PR Besar. Memastikan tidak ada kegiatan yang tidak halal di destinasi wisata halal.

mpir 80% responden. Kenyataannya memang belum ada pantai atau kolam renang yang menyediakan tempat yang terpisah antara laki-laki dan perempuan. Kami melihat pemerintah sudah mulai merintis hal ini di Pantai Meninting, Lobar dan di Kawasan Mandalika, Loteng.

Survei ini tidaklah sempurna dan hanya bisa memberikan informasi sekilas dan terbatas tentang permasalahan wisata halal di NTB. Setidaknya survei ini bisa memberikan gambaran umum tentang kesiapan NTB menghadapi wisata halal.

Semoga ada penelitian-penelitian lain yang lebih mendalam. (LI/KM)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono