Menag Lukman menyapa jemaah haji Indonesia JKG 001 yang akan memasuki bus menuju bandara

 

Menag Lukman menyapa jemaah haji Indonesia JKG 001 yang akan memasuki bus menuju bandara.

 

Jakarta, LombokInsider.com – Fase pemberangkatan jemaah haji Indonesia 1437H/2016M telah dimulai ditandai dengan pemberangkatan 4.459 jemaah yang tergabung dalam 11 kloter dari 9 embarkasi. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melepas kloter pertama Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 001) pada Selasa (09/08) dini hari. Demikian disampaikan oleh Humas Kementerian Agama Republik Indonesia.

Di hadapan 393 jemaah haji asal Jakarta, Menag Lukman memberikan lima pesan khusus. Pertama, Menag berpesan agar jamaah haji menjaga kesehatannya. Menurutnya, kesehatan adalah mahkota yang tanpanya jemaah tidak bisa beribadah.

“Jemaah agar bisa jaga kesehatan dengan baik. Cuaca di sana jauh lebih panas. Pintar bawa diri, jalankan pola hidup sehat, konsumsi makanan dengan teratur, dan perbanyak konsumsi air,” pesan Menag.

Hal kedua yang dipesankan Menag adalah agar jemaah mempelajari manasik haji dengan baik. Menag minta agar mereka fokus pada rukun dan wajib haji, serta tidak terlalu memaksakan diri pada hal yang sifatnya sunah atau afdlaliyah (keutamaan).

“Apalagi jemaah kloter pertama masih akan menunggu lebih dari 1 bulan di Tanah Suci sampai puncak haji, wukuf di Arafah. Haji adalah wukuf. Maka jaga kesehatan,” tuturnya.

Pesan ketiga, lanjut Menag, patuhilah segala peraturan yang ada. Jamaah harus mengikuti petunjuk dan arahan dari Ketua Regu (karu), Ketua Rombongan (Karom), Ketua Kloter, serta petugas haji. “Peraturan dibuat untuk kemasalahatan bersama. Peraturan bukan untuk kepentingan orang per orang. Mohon patuhi peraturan yang dibuat semata demi kemaslahatan bersama,” pesannya.

Hal keempat yang diingatkan Menag terkait keberadaan jemaah sebagai duta bangsa. Menurutnya, selain sebagai tamu Allah, setiap jemaah membawa nama baik Indonesia. “Mohon bisa dengan baik menempatkan diri. Segala tingkah laku agar bisa dijaga sehingga tidak membuat citra buruk nama baik Indonesia,” katanya.

Terakhir, Menag mengajak para jamaah untuk berdoa. Selain doa untuk diri sendiri, Menag mengajak jamaah mendoakan tetangga, masyarakat, serta kebaikan bangsa dan negara.

“Selaku Menag dan atas nama pemerintah, saya mohon doakan keluarga dan bangsa. Nanti saudara akan berada di tempat dan waktu yang istimewa. Selain mendoakan diri, juga keluarga, tetangga, sanak saudara, dan doakan juga seluruh masyarakat Indonesia agar bisa menghadapi persoalan yang dihadapi dan bisa berada pada posisi lebih baik dibanding sebelumnya,” tandasnya.

Seremonial pelepasan berlangsung dari jam 04.15 05.00. Hadir dalam kesempatan ini, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, Dirut Garuda Indonesia, Sekjen Kemenag, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, serta para pejabat eselon II Kemenag.

Selepas salat subuh berjamaah, Menag menyalami jemaah haji Indonesia yang akan memasuki bus untuk diberangkatkan ke Bandara Halim Perdanakusuma. (LI/SP)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono