Mataram, LombokInsider.com – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali meraih dan mempersembahkan prestasi tingkat Nasional. Dalam peringatan Hari Otonomi daerah ke 21 tingkat nasional di Sidoarja Jatim, Selasa (25/4), Presiden RI melalui Kementeriaan Dalam Negeri menganugerahkan pengahargaan kepada Pemerintah Provinsi NTB, Nominasi Provinsi berkinerja tinggi, yakni peringkat ke-6 setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan DKI Jakarta.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Muh. Amin, SH., M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh rakyat NTB atas raihan prestasi itu. Bagi putra terbaik bangsa kelahiran tanah Samawa itu, keberhasilan NTB sebagai salah satu provinsi yang dinilai berkinerja tinggi merupakan buah dari kerja keras dan sinergitas seluruh pihak, baik pemerintah daerah hingga seluruh masyarakat NTB. Keberhasilan itu harus kita syukuri, Kata Wagub saat bertindak sebagai Pembina Upacara memperingati Hari Otonomi daerah tingkat Provinsi NTB di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur, Selasa, (25/4).

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih dari Bapak Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH.M.Zainul Majdi untuk seluruh Jajaran Birokrasi mulai dari jajaran pejabat struktural hingga kepada cleaning service”, ujarnya. Terima kasih dan penghargaan juga kepada segenap lapisan masyarakat Nusa tenggara Barat, yang telah mendukung kinerja pemerintah daerah, tegasnya.

Pada tahun sebelumnya, NTB berada pada peringkat kedelapan dalam kategori yang sama, sementara tahun ini berhasil naik menduduki peringkat keenam. Keberhasilan itu didasarkan atas laporan pembangunan pemerintah daerah (LPPD) pada 2016 lalu.

Namun ia juga mengingatkan bahwa prestasi yang diraih, hendaknya jangan lantas membuat kita berpuas diri. Salah satu bentuk kesyukuran kita, harus ditunjukkan dengan terus berupaya meningkatkan kinerja, agar kedepan menjadi semakin baik dari tahun sebelumnya, sehingga dapat mewujudkan NTB yang lebih gemilang dimasa mendatang” pesan Wagub di hadapan seluruh pejabat pemprov NTB dan seluruh peserta upacara.

Berkaitan dengan pelaksaanaan otonomi di daerah (otda), dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wagub, Mendagri Tjahyo Kumolo, meminta pemerintah daerah lebih fokus pada beberapa hal penting, yakni sinergitas unsur pemerintah di daerah, peningkatan tata kelola keuangan daerah secara akuntabel dan transparan, menggerakkan sector prioritas pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan daya saing ekonomi daerah berbasis pada komoditi unggulan daerah serta meningkatkan keterbukaan informasi publik, agar masyarakat dapat berperan aktif dalam pembangunan darah.

Peringatan hari otonomi daerah tahun ini mengusung tema” Dengan Semangat Otonomi Daerah, Kita Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik Melalui E-Government”. Menurut Cahyo Kumola, kesadaran akan pentingnya E-Gov (pelayanan publik berbasis informasi dan teknologi) akan membuka akses layanan yang lebih luas,adil dan trasparan kepada masyarakat.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB sendiri, pemanfaatan IT dalam mendukung kualitas layanan publik telah menjadi komitmen Pemerintahan TGB-Amin yang dituangkan dalam Visi-misi sebagai indikator kinerja RPJMD NTB. Pemanfataan IT merupakan salah satu tools atau instrument mewujudkan Misi ketiga RPJMD, yaitu mewujudkan birokrasi bersih dan melayani. Beberapa implementasi IT di pemprov NTB diantaranya melalui penerapan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sebagai pengelola unit pemasaran barang dan jasa, perencanaan berbasis elektronik (e planning), system pengelolaan kepegawaian yang juga sudah berbasis elektronik dan pengelolaan arsip elektronik. (LI/SP/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com