Medco Sonoro development

Bagian 2: Menjadi Pemain Global, Merambah Libya, Oman dan Tunisia

 

LombokInsider.com – Setelah malang melintang dalam bisnis energi dalam negeri, pada 2004 Medco meengambil alih 100% saham Novus Petroleum Ltd, yang menandai ekspansi Perseroan ke arena migas internasional. Sementara pada tahun yang sama Medco meresmikan Panaran I, PLTG pertama Perseroan di Pulau Batam.

Ekspansi internasional semakin meluas. Pada 2005 Medco memperoleh Production Sharing Agreement dari Pemerintah Libya untuk eksplorasi dan produksi minyak dan gas di Area 47.

Sedangkan bisnis di dalam negeri makin menggurita dengan keberhasilan Medco mengakuisisi Blok Langsa dan Blok Sembakung di Indonesia. Pada tahun yang sama Medco menandatangani Perjanjian Pengoperasian dan Pemeliharaan Tanjung Jati dengan PLN.

Pada 2006, Medco mendapatkan kontrak jasa E&P 10 tahun untuk Lapangan Karim Fields di

Ladang minyak Medco di Libya.

Ladang minyak Medco di Libya.

Oman. Seiring itu, Medco mulai mengoperasikan PLTG Panaran II dan mendapatkan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi 3 x 110 MW di Sarulla, Sumatera Utara.

Eksplorasi di Area 47 di Libya dimulai pada 2007. Mereka Membuat 6 temuan dari sumur eksplorasi dalam 1 tahun. Sementara di dalam negeri, Medco memulai pilot project untuk Enhanced Oil Recovery (EOR) di Blok Rimau. Pengembangan Senoro Gas Project dengan mendirikan PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG) pun dimulai pada tahun 2007.

Libya, Yaman dan Tunisia

Ekspansi Medco keluar negeri berlanjut pada 2008 dengan menandatangani Production Sharing Agreement dengan Kementerian Minyak dan Mineral Republik Yaman untuk Blok 82 dan 83.

Pada 2009 mendapatkan persetujuan Production Sharing Agreement dari Pemerintah Yaman untuk Blok 82 dan 83. Pada 2010 mendapatkan operatorship dan berhasil membuat 3 temuan dari 3 sumur eksplorasi di Area 47 di Libya.

Pada 2011 merampungkan penjualan Medco Tunisia Anaquid Limited. Memperoleh persetujuan komersialisasi untuk Area 47, Ghadames Basin, Libya.

Pada 2012 Medco mengakusisi 25% Blok 9 Malik, Yaman. Lalu pada tahun yang sama Medco membuat perusahaan Joint Operating Company (JOC) Nafusah Oil Operations B.V (Nafusah) dengan NOC Libya dan Libyan Investment Authority. JOC Nafusah akan mengembangkan dan mengoperasikan Area 47. Ini mer

Operasi Medco di Tunisia

Operasi Medco di Tunisia

upakan investasi yang penuh risiko mengingat kondisi politik dalam negeri Libya yang sedang mengalami perang saudara sepeninggal Khadafi.

Pada 2014 Medco membeli delapan kawasan kerja minyak dan gas di Tunisia melalui akuisisi Storm Ventu

re International (Barbados) Ltd. Medco juga mendapatkan persetujuan untuk menambah tiga sumur lagi di Libya dan mendapatkan kontrak produksi minyak dan gas pada Blok 56 di Oman. Pada 2015 Medco mendapatkan perpanjangan masa operasi selama 25 tahun di Lapangan Karim Kecil di Oman.

Sementara di dalam negeri, Medco mulai merambah bisnis batubara dengan tambang batu bara dengan mengakuisisi 2 perusahaan pemegang konsesi tambang di Nunukan, Kalimantan Timur pada 2009. (Bersambung)

 

Sumber:

  1. http://www.medcoenergi.com/id/home/index
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/Arifin_Panigoro
  3. http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/285-ensiklopedi/777-simbol-kebangkitan-politik-pengusaha
About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono