KaBIN silaturahmi dengan Gub NTB

Mataram, LombokInsider.com –Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen. TNI. (Purn.) Sutiyoso menyampaikan pujiannya atas kemajuan yang telah dicapai oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kemajuan ini tidak lepas dari peran serta seluruh unsur komponen terutama para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Demikian disampaikan oleh Sutiyoso saat bersilaturahmi dengan Forkopimda, Komimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda NTB melalui safari Ramadhan 1437 H di Pendopo Gubernur NTB, Rabu (22/6/2016).

“Saya senang berada di Provinsi NTB karena saya melihat banyak kemajuan yang terjadi di provinsi ini. Oleh karena itu, saya setuju dengan pendapat Presiden RI Soekarno yang mengatakan Indonesia sebagai negara khatulistiwa. Indonesia memiliki banyak keunikan salah satu keunikannya adalah terdiri dari 17.000 pulau. dimana masing-masing pulau diisi oleh orang dengan adat istiadat dan agama yang berbeda,” ucap pria yang akrab disapa Bang Yos ini

Para pendahulu berkata keberagaman bisa menjadi titik lemah tetapi jika keberagaman tersebut bisa dikelola dengan baik maka akan menghasilkan kekuatan yang luar biasa. “Pada kesempatan ini, saya meminta bantuan para tokoh agama dan tokoh masyarakat jika ada pemikiran yang menyimpang dari warga masyarakat tertentu untuk tolong diluruskan,” kata Sutiyoso.

Silaturahmi yang mengangkat tema “Kita tingkatkan ukhuwah Islamiah menuju negara kesatuan R

Dua Unsur. Gubernur NTB menjelaskan tentang konsep dua unsur negara.

Dua Unsur. Gubernur NTB menjelaskan tentang konsep dua unsur negara menurut Islam.

epublik Indonesia yang aman dan damai” ini dihadiri oleh anggota DPR RI Dapil NTB H. Muhammad Syafrudin, ST, MM dan Kasdam IX Udayana Brigjen. TNI. Made Sumertha.

Konsep Negara

Dalam sambutannya, Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi menyampaikan konsep negara yang baik sesuai dengan deskripsi Al-Qur’an harus memiliki 2 unsur, yaitu unsur yang kelihatan dan unsur yang tidak terlihat. Unsur yang kelihatan adalah hal-hal yang kasat mata, antara lain alam subur, infrastruktur tertata dengan baik, dan Sarana kebutuhan publik terpenuhi dengan baik. Unsur yang tidak terlihat, yaitu ada nilai-nilai baik yang tumbuh dan berkembang, antara lain: kekompokan, satu visi dan kebersamaan dalam memaknai bangsa dan negara.

“Kedua hal tersebut harus terwujud sehingga suatu negara menjadi negara yang baik, maju, dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” ucap Gubernur yang disapa Tuan Guru Bajang ini. (LI/KM)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono