Mataram, LombokInsider.com – Bubur merupakan menu sarapan yang banyak di konsumsi oleh masyarakat Indonesia pada umumnya, termasuk di Lombok. Bahkan sarapan bubur yang sering disingkat dengan “Sabu” ini pernah tenar lewat lagu yang dinyanyikan penyanyi Alam, yang berjuluk Pangeran Dangdut.

Demikian dengan Mak Abi, jika dilihat sepintas, apa yang dijual sebenarnya biasa saja dan sederhana. Setiap pagi, Mak Abi berjualan Bubur dengan santan, Bihun Goreng, Urat Ayam (Campuran Tahu dan Tepung Kanji), Gorengan, Krupuk dan Air Mineral, dirumahnya dikawasan wisata Pantai Ampenan, Kota Tua Ampenan, kurang lebih 200 meter dari dermaga lama Pantai Ampenan, kearah kiri jika kita menghadap laut.

Cukup kaget juga ketika melihat ramainya para pembeli yang rela antri menunggu giliran membeli sarapan, berbanding dengan sederhananya menu yang dijual Mak Abi setiap harinya.

“Pantas laris ya, ternyata buburnya memang enak, gurih. Bihun Gorengnya juga lumayan nih rasanya,” ucap Hadna, yang baru kali ini datang ke tempat Mak Abi.

“Alhamdulillah, biasanya jualan hanya sampai jam 08:00 pagi, semua sudah habis,” kata Mak Abi kepada LombokInsider.com. Dari pantauan memang begitu banyak pembeli yang datang ke tempat sederhana Mak Abi, termasuk kami sekeluarga yang pagi itu datang ke kawasan wisata Pantai Ampenan, untuk mengamati aktivitas Gunung Agung pasca letusannya beberapa waktu lalu.

Setiap pagi, selepas subuh, Mak Abi dibantu anak perempuannya mulai berjualan di teras rumahnya. “Sehari bisa menghabiskan 1-2 kilogram beras untuk membuat bubur sepanci besar ini,” lanjutnya. Memang untuk membuat bubur tidak perlu modal besar, cukup 1-2 kilogram beras, kita sudah bisa membuat bubur sepanci besar.

Sementara untuk Bihun, Mak Abi mengaku menghabiskan sekitar 3-5 bungkus ukuran standar yang dijual di pasar. Dengan durasi jualan yang hanya 2 jam saja, ini termasuk suatu hal yang luar biasa bagi jualan sederhana Mak Abi ini.

Para pelanggan tak hanya dari datang masyarakat sekitar, bahkan dari luar Ampenan pun banyak, termasuk kami yang kebetulan datang ke Pantai Ampenan.

Dari informasi masyarakat sekitar, Mak Abi sudah berjualan sekitar 5-6 tahun lamanya dan memang menjadi tempat favorit warga sekitar untuk membeli sarapan pagi di sekitar lokasi wisata Pantai Ampenan ini.

Tidak susah untuk menemukan tempat jualannya, karena dari arah tersebut terlihat banyak orang keluar masuk, demikian juga masyarakat sekitar, hampir semua mengenal Mak Abi yang merupakan langganan mereka membeli Bihun Goreng, Bubur, Gorengan, Urat Ayam dan lainnya setiap pagi. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com