Mataram, LombokInsider.com – Kalau para wisatawan ditanyakan jenis makanan apa di pulau Lombok yang mereka ketahui? Jawaban umum yang dikatakan pasti Ayam Taliwang, Pelecing Kangkung, Bebalung, Sate Rembiga dan Sate Ikan Tanjung. Tentu saja tidak salah, karena apa yang disebutkan itu merupakan aneka kuliner khas Lombok yang rasanya enak, dan banyak dijual di berbagai hotel maupun restoran.

Namun diluar makanan yang telah populer itu, sebenarnya masih banyak lagi jenis makanan dan minuman tradisional Lombok yang cita rasanya sangat nikmat. Satu diantaranya yaitu “Ikan Bumbu Rajang”, jenis masakan ikan dengan racikan bumbu-bumbu yang rasanya di jamin “nendang”.

Menikmati Ikan Bumbu Rajang ini biasanya disajikan bersama-sama dengan nasi hangat. Aktifitas makan akan terasa “sempurna”, jika diakhiri dengan minum “Cendol Daluman” atau “Selendang Bidadari”, dua jenis minuman khas Lombok yang berbahan dasar dari daun Daluman, yang banyak digunakan warga untuk obat panas dalam, atau sariawan.

Tidak banyak restoran atau warung makan di Lombok yang menyediakan menu makanan Ikan Bumbu Rajang, Cendol Daluman dan Selendang Bidadari ini. Satu diantaranya yang secara khusus menjual adalah “Lesehan Kebon Radja” yang terletak di Jalan Raya Ireng, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

Lesehan atau restoran yang terletak di pinggiran Sungai Meninting ini memang khusus menyediakan menu masakan khas Lombok. Tidak hanya itu, aneka menu masakan nusantara, Asia, bahkan Eropa juga tersedia, tergantung pesanan.

“Ikan Bumbu Rajang ini merupakan menu makanan favorit bagi keluarga di Lombok. Rasanya yang kaya bumbu, dengan kuah santan yang gurih, cocok dinikmati kapan saja, baik untuk makan pagi, siang, atau malam,” kata H. Tahrir, pemilik Lesehan Kebon Radja.

Cara membuatnya sederhana dan tidak terlalu lama, sambung H. Tahrir. Selain itu, bumbu-bumbunya juga mudah didapatkan dan bahan ikan bisa menggunakan ikan tawar maupun ikan laut, bahkan ayam, bebek, atau lainnya, tergantung selera.

“Namun untuk resep Ikan Bumbu Rajang kali ini, kami akan menggunakan ikan tawar, yaitu ikan Nila yang kini banyak dibudidayakan oleh masyarakat di pulau Lombok,” ujar Bu Sri, tukang masak (chef) di Lesehan Kebon Radja.

“Cara memasaknya, tumis bawang merah dengan minyak goreng hingga kekuningan. Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan hingga berbau harum. Lalu masukkan potongan ikan Nila dan tumis kembali hingga meresap bumbunya. Setelah itu masukkan santan, daun salam, lengkuas dan masak dengan api kecil hingga matang,” terangnya.

Sementara untuk pembuatan minuman Cendol Daluman dan Selendang Bidadari juga tidak terlalu sulit. “Ambil daun daluman secukupnya, haluskan dan peras bersama dengan air. Air perasan daun daluman itu kemudian diendapkan dan endapan itulah yang kemudian di sebut dengan Cendol, atau Cincau,” jelas Sri.

“Untuk membuat minuman Cendol Daluman, campurkan cendol dengan sirup gula merah (gula jawa), santan dan berikan es diatasnya. Sedangkan untuk membuat minuman Selendang Bidadari, cendol dicampur dengan sirup (biasanya berwarna merah), susu dan soft drink, serta berikan es di atasnya,” ungkapnya.

“Jangan takut, menikmati tiga menu khas Lombok ini di Lesehan Kebon Radja tidak terlalu mahal. Untuk 1 porsi Ikan Bumbu Rajang (ikan Nila) harganya hanya Rp35.000,- Cendol Daluman Rp10.000,- dan Selendang Bidadari Rp17.500,- Sedangkan untuk sepiring nasi hangat harganya cuma Rp.6000,” tegas Tahrir. (LI)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com