Hari ketiga MTQN berjalan lancar

Mataram, Lombokinsider.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Nasional (MTQN) 2016 di Kota Mataram berjalan lancar memasuki hari ketiga pada Selasa (2/8). Penulusuran Lombokinsider.com di empat tempat penyelenggaraan yakni Islamic Center, Aula BI, Gedung Graha Bhakti dan Gedung Sangkareang di Kantor Gubernur NTB lomba-lomba telah berjalan dengan lancar dan beberapa sudah menyelesaikan babak penyisihan.

Ada tujuh cabang lomba yang diadakan yakni Tilawah Al-Quran, Hifzh Al-Quran, Tafsir Al-Quran, Fahm Al-Quran, Syarh Al-Quran, Khath Al-Quran, dan Menulis Makalah Ilmiah Al-Quran. Masing-masing tempat terutama di Gedung Graha Bhakti telah menyelesaikan babak penyisihan dan hari ini akan dilakukan pengumuman finalis cabang Khatil Qur’an.

Lomba cabang tilawah Qur’an Qira’at Saba’ah.

Lomba cabang tilawah Qur’an Qira’at Saba’ah.

“Dua hari kemarin Minggu dan Senin kami telah menyelesaikan seluruh golongan lomba baik Naskah, Hiasan Mushaf, Dekorasi dan Kontemporasi, cabang ini diikuti oleh sekitar 68 orang peserta dan setiap daerah diwakili dua orang, satu laki/perempuan,” jelas H. Ahmad Sanusi, Panitia Daerah.

Sementara di Gedung Sangkareang yang juga terletak di area Kantor Gubernur dilaksanakan Lomba Tafsir Qur’an dengan tiga cabang yakni bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris. Dalam lomba ini setiap peserta dibacakan penggalan ayat yang harus dilanjutkan serta harus mengetahui tafsir dari ayat tersebut.

Aula BI menjadi tempat untuk cabang Fahmil Qur’an di mana para peserta lomba melakukan lomba layaknya cerdas cermat, namun yang menjadi pertanyaan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan kisah dalam Al-Qur’an dan Hadist. Sedangkan Islamic Center menjadi arena lomba cabang tilawah Qur’an Qira’at Saba’ah. Qiro’at sab’ah atau qiro’at tujuh adalah macam cara membaca al-qur’an yang berbeda, disebut qiro’at tujuh karena ada tujuh imam qiro’at yang terkenal masyhur yang masing-masing memiliki langgam bacaan tersendiri.

“Perbedaan cara membaca itu sama sekali bukan dibuat-buat, baik dibuat oleh imam qiro’at maupun oleh perawinya. Cara membaca tersebut merupakan ajaran Rasulullah SAW dan memang seperti itulah Al Qur’an diturunkan,” ungkap Drs. H. Ahmad Hadi, SH, panitia daerah saat ditemui di Islamic Center (1/8).

Dalam pelaksanaan MTQN ini sendiri ada 18 golongan lomba terdiri atas enam golongan cabang Tilawah Al-Quran (dewasa, remaja, anak-anak, tartil, cacat netra, serta qiraah sab’ah); lima golongan cabang Hifzh Al-Quran (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz); tiga golongan cabang Tafsir Al Quran (bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris), serta empat golongan cabang Khath Al-Quran (naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer).

Pewarta: Agus Apriyanto

Penyunting: Kasan Mulyono

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono