Gubernur NTB menerima peserta pertukaran pelajar dari Provinsi Jambi

Mataram, LombokInsider.com –Rasa persaudaraan antar masyarakat Indonesia yang beraneka latar belakang budaya dan agama telah menjadi perekat sehingga bangsa Indonesia menjadi kuat. Pertukaran pemuda antar provinsi merupakan salah satu cara merawat Indonesia menjadi semakin kokoh dan kuat. Demikian disampaikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. TGH. M. Zainul Majdi saat pelepasan dan penerimaan 20 siswa NTB dan 20 siswa Jambi dalam program Siswa Mengenal Nusantara, Senin (8/8) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB di Mataram.

PERSAUDARAAN. Gubernur bersama jajaran pimpinan BUMN berpose bersama para siswa.

PERSAUDARAAN. Gubernur bersama jajaran pimpinan BUMN berpose bersama para siswa dan guru.

Gubernur, dalam sambutannya menyapa anak-anak dengan hangat dan berpesan agar segala kebaikan yang diterima siswa NTB di Jambi dan siswa Jambi di NTB dijadikan pengalaman dan pembelajaran untuk kedepannya dapat diterapkan di daerah masing-masing. “Selamat datang kepada anak-anak ku dari Provinsi Jambi, anggap NTB sebagai rumah kedua kalian, nikmati keindahannya kenali orang-orangnya dalami kebudayaan dan kebiasaannya insyaAllah didalamnya akan banyak pelajaran dan kemanfaatan untuk masa depan kalian. Bagi anak-anak ku dari NTB, jadilah Duta NTB yang  membanggakan dan dapat membawa nama baik NTB di Provinsi Jambi,” pesan orang nomor satu NTB ini.

Sebelum diberangkatkan para siswa dari NTB terlebih dahulu mengikuti pembekalan yang dimulai tanggal 5 hingga 7 Agustus 2016, sehingga nantinya siswa dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti rangkaian program pengenalan bidang sosial dan budaya, pendidikan dan perekonomian selama 7 hari di Provinsi Jambi.

Program Kementerian BUMN

Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Edward Nurdin menyampaikan bahwa program pertukaran pelajar ini merupakan program rutin tahunan yang terselenggara atas kerjasama Pemerintah Provinsi NTB dan Provinsi Jambi, PTPGN, PTITDC, dan PT Jasa Raharja. Program ini telah menyeleksi 20 siswa dan 2 guru teladan dari 10 Kabupaten se-NTB ini sebagai upaya menanamkan rasa bangga dan menambah kecintaan anak-anak sebagai generasi penerus terhadap keragaman di Nusantara ini.

“Kedepannya anak-anak yang prestasinya tetap baik atau bahkan meningkat akan mendapat beasiswa pendidikan. Kalian dipersiapkan untuk menghadapi persaingan global yang begitu terbuka, karenanya SDM harus ditingkatkan,” ujar Edward.

Kunjungan ke KEK Mandalika

Gubernur NTB, M. Zainul Majdi (2 kiri) disaksikan oleh Director of Strategy and Business Development PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. M. Wahid Sutopo (kiri) bersama Direktur Keuangan ITDC, Jatmiko K. Santosa (2 kanan) dan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Edward Nurdin (kanan) mengalungkan kartu identitas secara simbolis kepada peserta.

Gubernur NTB, M. Zainul Majdi (2 kiri) disaksikan oleh Director of Strategy and Business Development PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. M. Wahid Sutopo (kiri) bersama Direktur Keuangan ITDC, Jatmiko K. Santosa (2 kanan) dan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Edward Nurdin (kanan) mengalungkan kartu identitas secara simbolis kepada peserta.

Para siswa asal Provinsi Jambi selama satu pekan untuk akan melakukan kunjungan ke beberapa destinasi wisata dan museum dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikelola oleh PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

“PT ITDC bersama BUMN lain merancang program pembangunan untuk masyarakat. Dua program di antaranya adalah dengan melakukan pengiriman Siswa Mengenal Nusantara dan bedah rumah,” kata Direktur Keuangan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Jatmiko Santoso.

Ditambahkannya, kegiatan ini sesuai dengan program Kementerian BUMN untuk berkontribusi dalam pembangunan negeri dan tidak semata mengejar laba. “Pengembangan destinasi wisata di Mandalika juga bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita didik masyarakat sekitar untuk mendapatkan sertifikasi Masyarakat Ekonomi Asean dan mengarahkan lulusan SMA untuk kuliah di Politeknik Pariwisata,” katanya. (LI/SP)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono